Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Perkuat Kemandirian Warga, Novan Usulkan Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Rentan
    Politik

    Perkuat Kemandirian Warga, Novan Usulkan Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Rentan

    R’syaBy R’syaJuni 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Muhammad Novan Syahronny Pasie mendorong agar kelompok rentan tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam pembangunan kota melalui peningkatan produktivitas ekonomi.

    Hal itu ia katakan usai menghadiri Musrenbang Tematik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Samarinda Tahun 2027 yang mengusung tema “Keterlibatan Kelompok Rentan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah” di Bapperida Kota Samarinda, Senin, 15 Juni 2026.

    “Ada beberapa usulan yang draftnya sudah disusun. Salah satunya memanfaatkan pelatihan melalui UMKM yang diselenggarakan Disnaker. Kemudian keterlibatan lansia yang masih produktif terhadap dunia usaha, termasuk perempuan yang single parent,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan kelompok rentan yang dimaksud mencakup berbagai golongan seperti lansia, anak-anak, perempuan dan penyandang disabilitas. Karena itu, keterlibatan mereka dalam pembangunan harus disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.

    Novan menyebut, dalam penyusunan RKPD kelompok rentan turut dilibatkan melalui berbagai perwakilan dan pemangku kepentingan terkait. Pelibatan tersebut bertujuan agar mereka tetap memiliki ruang berkontribusi terhadap perkembangan Kota Samarinda.

    “Jadi memang mereka dilibatkan dalam proses pembangunan. Salah satunya dalam peran ekonomi mereka dilibatkan dalam usaha milik pemerintah walaupun tidak terikat, supaya mereka punya penghasilan,” terangnya.

    Meski demikian, ia mengaku upaya tersebut masih menghadapi berbagai tantangan. Selain beragamnya klasifikasi kelompok rentan, keterbatasan fisik yang dimiliki sebagian penyandang disabilitas maupun lansia juga memengaruhi tingkat keterlibatan mereka dalam pembangunan.

    “Tantangannya banyak. Kelompok rentan ini kan berbagai klasifikasi. Yang produktif berbeda dengan yang memiliki keterbatasan fisik. Itu berpengaruh terhadap keterlibatan dalam pembangunan,” jelasnya.

    Selain itu, dukungan anggaran juga menjadi faktor penting dalam merealisasikan program pemberdayaan kelompok rentan. Menurut Novan, pemerintah perlu memastikan adanya alokasi anggaran yang memadai dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.

    “Secara garis besar harus ada pengalokasian anggaran. Bicara nominal nanti melihat RKPD seperti apa tetapi yang terpenting adalah memastikan program untuk kelompok rentan mendapat ruang dalam perencanaan pembangunan,” pungkasnya.

     

    DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie Pembangunan RKPD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Penduduk Samarinda Terus Bertambah, Yakob: Lapangan Kerja dan Tenaga Lokal Jadi Prioritas

    Juni 15, 2026

    Usai Gagal Kuorum, Nasib Hak Angket Gubernur Kaltim Ditentukan Akhir Bulan Juni

    Juni 15, 2026

    Tujuh Fraksi Kompak Soroti APBD Kaltim 2025 Turun Rp6 Triliun

    Juni 15, 2026

    Rita Widyasari Belum Buka Pintu Politik, Pilih Fokus Pulihkan Nama Baik

    Juni 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.