Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Juli 15, 2026

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Perbankan Kaltara Siap Menopang Ibu Kota Baru di Kaltim
    Daerah

    Perbankan Kaltara Siap Menopang Ibu Kota Baru di Kaltim

    MartinusBy MartinusDesember 6, 201904 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Hilda – Editor : Redaksi
    Insitekaltim,Tanjung Selor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan akan memindahkan Ibu Kota Republik Indonesia ke Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu disampaikan Jokowi dalam konferensi pers pemindahan Ibu Kota di Istana Negara, Jakarta.
    Sebelum Kaltim diumumkan sebagai lokasi Ibu Kota baru, Pengurus Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Henny, sempat memberikan tanggapannya. mendukung keputusan pemindahan Ibu Kota dan mengajak semua pihak untuk mendukung rencana itu apabila sudah ditetapkan.
    “Pemindahan Ibu Kota, saya rasa kalau sudah ditentukan, semua pihak harus siap dan mendukung keputusan pemerintah. Baik regulator, dunia usaha, maupun akademik mari kita dukung,” kata Henny di, Tanjung Selor, Jum’at (06/12/2019)
    Lokasi IKN, yang telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi sudah melewati kajian Bappenas. Namun, tidak menutup kemungkinan dalam perjalanan waktu, akan ada rintangan untuk membangun Ibu Kota baru. Mengenai kendala, Henny memandang seluruh pihak mesti ikut membantu.
    “Tentu dalam perjalanannya ada hal-hal yang perlu diperbaiki, ya kita perbaiki bersama. Kalau ini sudah ditetapkan pemerintah, ya, sudah dukung. Begitu saja,” kata Henny.
    “Kendalanya seperti apa, jangka waktunya seperti apa? Dan semuanya menjadi terukur dan terstruktur, itu yang paling penting,” sambungnya.
    Pengurus Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Kaltimtara, Henny menyampaikan sejumlah evaluasi dan harapan sepanjang pemerintahan Joko Widodo dalam 5 tahun terakhir dan ke depan.
    Menurutnya, industri perbankan dalam 5 tahun hingga saat ini cenderung stabil karena kondisi likuiditas mulai melonggar meskipun sempat mengetat. Namun, sambungnya, ada tantangan dari sisi komoditas dan konsumen karena mengalami perlambatan.
    Dengan kondisi tersebut, perbankan melakukan shifting bisnis. Jika dulu perbankan fokus di komoditas, tuturnya, saat ini beralih ke ritel, seperti pariwisata, kesehatan, e-commerce, dan lainnya.
    “Jadi sekarang bagaimana untuk fokus beralih ke sektor yang sudah mengalami dampak dari perang dagang,” kata Henny yang juga Kacab Bank Kaltimtara Bank, Jumat (6/12/2019).
    Dia menyampaikan, tantangan yang dihadapi dalam 5 tahun ini adalah kenaikan kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) dan likuiditas. NPL secara khusus terjadi pada sektor yang melambat seperti batu bara dan tekstil.
    Sementara itu, dari sisi likuiditas terjadi pengetatan yang membuat banyak bank mengalami perlambatan pertumbuhan penyaluran kredit.
    Namun, meski demikian dua kuartal terakhir 2019 ini dipastikan sudah ada perbaikan khusus untuk penghimpunan dana pihak ketiga yang tumbuh di atas 7% yoy dari sebelumnya 6% yoy.
    “Harapan kami memang nanti optimisme pada kabinet baru muncul, dan capital inflow masuk. Jadi, likuiditas melonggar serta pertumbuhan bisa balik di atas 10% lagi dari sisi kredit,” ujar pria yang biasa disapa Henny ini.
    Sementara itu, shifting tetap akan menjadi strategi perbankan ke depan. Pasalnya, bank kesulitan menggarap pasar yang besar-besar karena penurunan permintaan, seperti rumah di atas harga Rp1 miliar, dan mobil yang di atas Rp200 juta-an.
    Henny menambahkan, tantangan akan lebih pada bank-bank yang tidak punya jaringan luas. Adapun bank dengan jaringan luas dapat masuk segmen ritel ini lebih efektif sebab harus dilakukan dengan bermitra baik dengan tekfin maupun komunitas e-commerce.
    “Karena memang untuk masuk ke ultramikro atau FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) butuh jaringan luas. Ke depan, untuk bank besar environment-nya lebih baik memang bank yang menengah kecil yang harus berubah jadi digital atau menggandeng fintech,” ujarnya.
    Kalimantan Timur sejatinya memiliki potensi industri perbankan yang mumpuni. Bahkan, Kaltim paling unggul dibandingkan provinsi lain di Kalimantan.
    Terutama terkait kegiatan penghimpunan dana pihak ketiga, Kalimantan Timur berada di posisi delapan besar berada di bawah enam provinsi di Jawa, dan satu provinsi di Sumatera yaitu Sumatera Utara.
    Pada Juni 2019, Industri perbankan di Kaltim berhasil menghimpun total DPK senilai Rp 106,60 triliun. Capaian tersebut tumbuh 15,96% (yoy) dibandingkan Juni 2018 sebesar Rp 91,93 triliun.
    Sementara penyaluran kreditnya tumbuh 4,07% (yoy) dari Rp 70,61 triliun pada Juni 2018 menjadi Rp 73,48 triliun pada Juni 2019.
    Sayangnya, industri perbankan tanah air nampaknya memang kurang menggelar ekspansi di Kaltim Ini terlihat dari jumlah kantor cabang bank di Kalimantan Timur yang stagnan berjumlah 114 kantor sejak 2015 hingga saat ini.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Jejak Laut Purba di Tangga Bidadari Jadi Modal Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

    Juli 7, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Temindung Creative Hub Terus Dikembangkan, Masih Butuh Penguatan Sarana dan Prasarana

    Nur AjijahJuli 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Awang Khaliq mengatakan, sebagai…

    Koperasi Merah Putih, Antara Ambisi Negara dan Ujian Kemandirian Desa

    Juli 15, 2026

    Bawaslu Bontang Gandeng Media Perangi Hoaks dan Politik Uang Jelang Pemilu 2029

    Juli 15, 2026

    Rp20 Miliar APBD Perubahan untuk Porprov Kaltim Dipastikan Tak Sentuh Pembangunan Venue

    Juli 15, 2026

    Dinkes Kota Samarinda Genjot Skrining HIV, Baru Capai 45 Persen, Dari Target 43.189 Sasaran

    Juli 15, 2026
    1 2 3 … 3,216 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.