Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Pelindo Tegaskan Pengaturan Pemanduan di Sungai Mahakam Demi Keselamatan Pelayaran
    Samarinda

    Pelindo Tegaskan Pengaturan Pemanduan di Sungai Mahakam Demi Keselamatan Pelayaran

    Andika SaputraBy Andika SaputraJanuari 7, 2026Updated:Februari 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: General Manager Pelindo, Suparman saat diwawancara
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — General Manager PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Suparman menegaskan pelaksanaan pemanduan dan pengolongan kapal di perairan Sungai Mahakam, termasuk di kawasan jembatan yang ada merupakan kebijakan jangka panjang pemerintah pusat yang bertujuan menjamin keselamatan dan kelancaran pelayaran.

    Ia menjelaskan bahwa khusus untuk kawasan Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahulu, pemanduan di kolong jembatan dilakukan pada jam-jam tertentu dengan mempertimbangkan kondisi pasang surut air.

    Menurutnya, pemanduan hanya dilakukan saat kondisi aman, dan tidak dilaksanakan ketika air surut demi menghindari risiko kecelakaan.

    “Semua itu dilakukan untuk keselamatan dan kelancaran pelayaran di Sungai Mahakam,” ujarnya, Rabu, 7 Januari 2026.

    Terkait pengawasan, Suparman menyampaikan bahwa Pelindo telah bekerja sama dengan Perusahaan Daerah (Perusda) salah satunya Melati Bhakti Satya (MBS) dalam penyediaan sarana pengawasan, termasuk pemasangan CCTV di Jembatan Mahakam dan Mahulu. Seluruh aktivitas kapal di dua jembatan tersebut terekam dan dapat dipantau secara langsung.

    Selain pengawasan visual, Pelindo juga memanfaatkan sistem komunikasi radio dan perangkat Automatic Identification System (AIS) untuk memantau pergerakan kapal. Melalui sistem tersebut, operator radio di stasiun pandu dapat mengetahui posisi kapal, baik yang sedang berlayar maupun yang berhenti.

    “Pengawasan dilakukan melalui kombinasi Sumber Daya Manusia (SDM), radio komunikasi, dan teknologi AIS. Ini menjadi upaya kami untuk meningkatkan pengawasan ke depan,” katanya.

    Menanggapi adanya pengolongan kapal di luar jadwal, Suparman mengakui bahwa pengawasan selama ini belum optimal.

    Namun, ia memastikan Pelindo akan melakukan evaluasi dan perbaikan, salah satunya dengan mengoperasikan layanan kepanduan dan pengawasan selama 24 jam penuh, meskipun tidak ada jadwal pengolongan.

    “Ke depan, pengawasan tidak hanya saat jam operasional. Operator radio dan sistem teknologi akan tetap berjalan 24 jam agar lebih terawasi,” jelasnya.

    Terkait kerja sama dengan Perusda, Suparman menegaskan bahwa kolaborasi tersebut telah berjalan, baik dalam penyediaan sarana pemanduan seperti kapal tunda, pemasangan CCTV, hingga pengasuransian jembatan. Dalam kerja sama tersebut, Pelindo bertanggung jawab pada pembiayaan, sementara Perusda menjalankan pelaksanaannya.

    Sementara itu, mengenai keberadaan bui-bui dan tambatan ilegal di sekitar Jembatan Mahulu, Suparman menegaskan bahwa hal tersebut berada di luar kewenangan Pelindo.

    Namun, ia menyebut telah ada usulan pembentukan tim terpadu yang melibatkan seluruh instansi terkait untuk melakukan penertiban.

    “Tim terpadu ini nantinya akan dikoordinasikan oleh KSOP dengan melibatkan seluruh pihak terkait,” ujarnya.

    Menanggapi laporan terhadap KSOP dan isu saling menyalahkan antarinstansi, Suparman menegaskan bahwa setiap pihak memiliki kewenangan masing-masing dan tidak ada upaya saling melempar tanggung jawab.

    Ia menekankan bahwa fokus utama adalah penyelesaian persoalan dan pencegahan kejadian serupa di masa depan.

    Suparman juga menyatakan kesiapan Pelindo untuk bersikap kooperatif apabila dipanggil oleh pihak manapun, termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau aparat penegak hukum.

    “Kami siap berkoordinasi, bersinergi, dan berkontribusi demi keselamatan pelayaran serta perlindungan objek vital di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim),” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    April 18, 2026

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026

    Estafet Kepemimpinan di Lapas Narkotika Samarinda, Kinerja dan Program Jadi Prioritas

    April 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Matangkan Sistem WFH Digital, Sudah Uji Coba Tanpa Bug

    Ratu ArifanzaApril 18, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mematangkan sistem digital untuk mendukung kebijakan Work…

    WFH ASN Samarinda Hemat BBM Hingga 1.800 Liter per Hari, Nilai Efisiensi Capai Puluhan Juta

    April 18, 2026

    Pencegahan Narkoba Tak Cukup Andalkan Aparat, Keterlibatan Warga Jadi Kunci

    April 18, 2026

    Program Rehabilitasi Warga Binaan Jadi Prioritas Kalapas Baru Samarinda

    April 18, 2026

    Ganti Kalapas, Program Rehabilitasi di Lapas Narkotika Samarinda Jadi Sorotan

    April 18, 2026
    1 2 3 … 3,061 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.