Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Para Pedagang Gorengan Sebut Harga Minyak Goreng Sudah Keterlaluan
    Daerah

    Para Pedagang Gorengan Sebut Harga Minyak Goreng Sudah Keterlaluan

    SeliBy SeliMaret 15, 202202 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Iren – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Sejumlah penjual gorengan di Kota Bontang mengeluhkan harga minyak goreng yang sudah tak masuk akal di pasaran.

    Fatqul Rodji (57) salah satu penjual gorengan di Bontang mengaku sulit memperoleh minyak goreng dengan harga subsidi.

    “Harga di pasaran sudah keterlaluan. Masa ukuran 2 liter Rp 60 ribu. Masih lebih baik ke minimarket Rp 28 ribu kita dapat 2 liter,” ujarnya kepada Insitekaltim, Selasa (15/3/2022) sore.

    Namun sayangnya lantaran stok terbatas dan peminat banyak, minimarket terpaksa harus membatasi jumlah pembelian minyak goreng.

    “Walau berdesakan, saya boyong anak dan istri untuk beli minyak subsidi. Meski kita tetap membeli minyak di pasar tapi beban biaya tidak terlalu besar,” ujar pria paruh bayah tersebut.

    Pada awal melonjaknya harga minyak goreng, Fatqul mengakui bahwa dirinya mengalami penurunan pendapatan. Karena itu untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarganya, dirinya menyiasati dengan mengecilkan ukuran gorengan.

    “Masa pengeluaran sama dengan pendapatan. Sementara untuk keseharian dan uang sekolah anak bagaimana? Ya terpaksa dengan berat hati kita kecilkan ukurannya,” ujarnya.

    Bahkan hanya untuk pengiritan, dirinya mengaku kini hanya mampu mengganti minyak goreng dua minggu sekali.

    “Kalau yang sebelumnya per minggunya kita ganti,” ujarnya.

    Di sisi lain, berdasarkan keterangan para penjual, tingginya harga minyak disebabkan oleh harga jual para agen.

    “Paling kita untung Rp 5.000 per kemasan premium,” ujar seorang pedagang yang enggan menyebutkan namanya.

    DPRD Bontang Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam Pemkot Bontang Wali Kota Bontang Basri Rase
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Pimpin Bapenda Kaltim, Dasmiah Bidik PAD dari Pajak Perusahaan hingga Alat Berat

    September 29, 2026

    Denda Pajak Kendaraan di Kaltim Dihapus hingga 22 November, Ini yang Perlu Dibayar Warga

    September 28, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    September 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    AminahSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan Pertalite di Kalimantan Timur (Kaltim) jauh lebih besar dibandingkan kuota yang…

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,370 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.