Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    September 21, 2026

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Optimistis AMDK Samaqua Dongkrak Ekonomi Daerah
    Ekonomi

    Optimistis AMDK Samaqua Dongkrak Ekonomi Daerah

    IraBy IraAgustus 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: AMDK Samaqua mulai dipasarkan (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebagai produk lokal terbaru Kota Samarinda, Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Samaqua, resmi mulai dipasarkan.

    Kehadiran produk yang diluncurkan Wali Kota Samarinda Andi Harun, pada Rabu, 5 Agustus 2026 ini diharapkan, tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat. Tapi juga menjadi motor baru penguatan ekonomi daerah.

    Direktur Pelayanan Perumdam Tirta Kencana Samarinda Widyastuti Supartinah mengatakan, Samaqua merupakan lini usaha baru yang dikembangkan. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, melalui pemanfaatan sumber daya daerah.

    “Kami dari Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda memperkenalkan produk baru kami, air minum dalam kemasan Samaqua. Mari kita dukung produk lokal demi membantu penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.

    Saat ini, Samaqua hadir dalam tiga varian, yakni kemasan 220 mililiter, 330 mililiter, dan galon. Perumdam juga menargetkan, ekspansi pemasaran tidak hanya di Samarinda, tetapi juga ke wilayah sekitar Kalimantan Timur.

    “Kami berharap ke depan, Samaqua bukan hanya dipasarkan di Samarinda, tetapi juga bisa menjangkau daerah-daerah sekitarnya,” katanya.

    Seluruh proses produksi dilakukan di pabrik yang berlokasi di kawasan IPA Kalhol Jalan Trikora Simpang Pasud Kota Samarinda dengan memanfaatkan sumber air baku setempat yaknu Sungai Mahakam.

    Perumdam bahkan telah memiliki fasilitas untuk memproduksi sendiri botol kemasan ukuran 220 ml dan 330 ml sehingga meningkatkan efisiensi produksi.

    Ke depan, perusahaan juga berencana menambah varian baru berukuran sekitar 600 mililiter guna memperluas pangsa pasar.

    Untuk memudahkan konsumen, pemesanan Samaqua dapat dilakukan secara daring, melalui tautan dan nomor WhatsApp 081153001001 yang dipublikasikan di media sosial resmi Perumdam.

    Sistem pembayaran juga telah mendukung transaksi non-tunai melalui QRIS.

    Dari sisi legalitas, Widyastuti memastikan, seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum produk dipasarkan.

    Samaqua telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB), memenuhi standar SNI, memperoleh izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta memiliki sertifikat halal.

    Adapun harga yang ditawarkan cukup kompetitif, yakni Rp26 ribu per karton isi 24 botol untuk kemasan 220 ml, Rp37.500 per karton isi 24 botol untuk kemasan 330 ml, serta tersedia pula dalam kemasan galon untuk kebutuhan rumah tangga maupun perkantoran.

    Dengan strategi tersebut, Perumdam optimistis Samaqua mampu bersaing di pasar sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah.

     

    Air Minum Perumdam Tirta Kencana Samaqua Widyastuti Supartinah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Harga Ayam Potong di Pasar Samarinda Masih Tinggi, Capai Rp60 Ribu

    September 19, 2026

    RKAB dan Ekspor Tambang Diambil Pusat, Bisnis Perusda Kaltim Ikut Tertekan

    September 18, 2026

    Target PAD dari Tambat Kapal Rp28 Miliar Kaltim Terancam Molor

    September 17, 2026

    Belanja Online Jadi Tantangan, Pemkot Ingin Hidupkan Kembali Pasar Pagi Samarinda

    September 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    IraSeptember 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Keterbatasan anggaran tidak menghentikan pembinaan olahraga di Kota Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda…

    APBD Perubahan 2026 Samarinda Berpotensi Defisit Rp600 Miliar

    September 20, 2026

    Dana Pemerintah Rp299 Triliun Masih Parkir di Bank BUMN, Kemenkeu Siapkan Penarikan Bertahap

    September 20, 2026

    Erau Adat Kutai Jadi Ruang Belajar Budaya, Hetifah Dorong Pengetahuan Warisan Kutai ke Generasi Muda

    September 20, 2026

    Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,353 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.