Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Agustus 30, 2026

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Novel Sebut Pemberlakuan PPKM Mikro Akhir Pekan Tidak Efektif
    Advertorial

    Novel Sebut Pemberlakuan PPKM Mikro Akhir Pekan Tidak Efektif

    SeliBy SeliMaret 5, 202101 Min Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, dr. Novel Tyty Paembonan saat diwawancarai oleh Insitekaltim.com di Ruang Rapat Paripurna pada Jum'at (5/3/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Astuti – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Sangatta – Peraturan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro menjadi sorotan anggota dewan
    Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim Novel Tyty Paembonan mengatakan, pembatasan aktivitas di hari Sabtu dan Minggu masih kurang efektif. Menurutnya Covid-19 adalah wabah menular yang bisa menginfeksi manusia kapan saja dan dimana saja.
    PPKM mikro ini ia sebut hanya akan merugikan masyarakat dan pedagang yang mengandalkan aktivitas jual beli di luar rumah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
    “Kuncinya masyarakat selalu pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak,” pungkasnya.
    Sebagai anggota dewan sekaligus berpengalaman di bidang kesehatan, ia mengusulkan kepala daerah seharusnya memanggil pihak-pihak yang mempunyai keahlian dibidang kesehatan. Hal itu untuk merundingkan kebijakan yang bisa diambil dengan tepat untuk mengurangi penyebaran Covid-19 ini.
    “Setelah itu bisa disosialisasikan langkah yang diambil ke kecamatan, desa, RW sampai RT,” tutupnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026

    Helmi Dorong Semangat Kemerdekaan, Jadi Motivasi DPRD Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

    Agustus 29, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Plaza 21 Citra Niaga Jadi Kantong Parkir

    Agustus 29, 2026

    Banjir Kampung Jawa Belum Tuntas, Jasno Desak Drainase Pasundan Dilanjutkan

    Agustus 28, 2026

    Terowongan Rampung Tapi Belum Dibuka, Jasno Soroti Izin Kementerian

    Agustus 28, 2026

    Komisi III DPRD Samarinda Akan Panggil Dishub Bahas Antrean BBM

    Agustus 28, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dari Lapak Catur Pasar, Ramadhan Menjelma Jadi Master Nasional

    Ratu ArifanzaAgustus 30, 2026

    Insitekaltim, Balikpapan – Bagi Ramadhan, catur awalnya bukanlah sesuatu yang direncanakan untuk menjadi jalan hidup.…

    Warga Diminta Waspada Debu, Kemarau Picu Kasus ISPA Meningkat hingga 20 Persen

    Agustus 30, 2026

    Suparno Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polnes di Ajang UGM

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Tahap II Dibuka, Andi Harun Sebut Jadi “Paru-Paru Baru” di Tepi Mahakam

    Agustus 30, 2026

    Teras Samarinda Belum Tuntas, Celni Dorong Penyelesaian Seluruh Segmen

    Agustus 29, 2026
    1 2 3 … 3,307 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.