Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»MBS Belum Serahkan Data Lengkap, Nidya Listiyono : Agar Tidak Salah Ambil Kebijakan
    DPRD Kaltim

    MBS Belum Serahkan Data Lengkap, Nidya Listiyono : Agar Tidak Salah Ambil Kebijakan

    AdminBy AdminFebruari 4, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Dina – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda –  Perusahaan Daerah PT. Melati Bakhti Satya (MBS),sampai saat ini belum bisa memberikan data lengkap pada saat heering pertama, hingga pertemuan tadi pagi dengan Komisi II DPRD Kaltim, juga belum memberikan data.
    Sebagaimana disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono, SE, usai mengikuti rapat tertutup dengan jajaran MBS, Selasa(4/2/2020) di ruang kerjanya lantai IV
    Nidya mengatakan bahwa pertemuan tadi pagi bersama MBS memang fokus untuk membahas Maloy, terkait Pansus sebelumnya akan kita rekomendasikan pada pimpinan.
    “Kami Komisi II DPRD Kaltim, diberikan waktu dari tanggal 25-27 Februari 2020 untuk memberikan rekomendasi terkait  Perusda yang ada,”ungkapnya
    “Hari ini kami minta kepada Perusda MBS,untuk  memberikan data yang ada. Agar nantinya pada saat memberikan rekomendasi tidak salah mengambil kebijakan,”sambungnya
    Ia, juga menyebutkan kita  harus berbicara secara profesional baik pengelolaannya dan keuangannya, karena uang tersebut berasal dari negara, untung dan ruginya seharusnya dilaporkan.
    “Pemeriksaan audit keuangan hingga saat ini belum kita terima secara utuh laporannya, sehingga belum dapat ditemukan titik temunya,”bebernya
    Nidya, menegaskan kalau data yang diberikan seharusnya secara komprehensif. Saya juga meminta kepada MBS untuk membuat suatu bagan terkait struktur perusahaan itu sendiri,  seperti perusahaan utama yang mana, anak perusahaan mana, pengurusnya siapa -siapa saja dengan modal berapa, dan sebagainya semua harus jelas.
    “Saya ingin ada kajian terkait MBS,  dan nanti kami dorong staff ahli untuk menganalisa, setelah hasilnya keluar semua akan kita serahkan kepada Gubernur,”pesannya
    Lebih lanjut, kata Nidya, terkait payung hukum yang melindungi  Perusda disini apa, kalau sepenuhnya diberikan untuk PAD, maka harus jelas peruntukannya.
    “Memang pembahasan ini tidak bisa sembarangan, perlu di kaji secara komprehensif. Maka kita tidak bisa asal menyalahkan dan membenarkan tanpa ada kajian,”cetusnya
    “Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda), terkait perubahan bentuk hukum dari Perusda sudah berjalan sebelum dewan yang berganti pada saat ini,”sambungnya
    Ia, berharap perubahan bentuk hukum ini, semoga produktif dan dewan sebelumnya yang terikat dengan perubahan ini juga bisa bertanggung jawab apabila terjadi miskomunikasi, pada kepemimpinan yang akan datang.
    Dia, juga menegaskan minimnya data yang ada, kami belum bisa memberikan komentar secara detail dan angka terkait Perusda ini.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Perkuat Kemandirian Warga, Novan Usulkan Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Rentan

    Juni 15, 2026

    Penduduk Samarinda Terus Bertambah, Yakob: Lapangan Kerja dan Tenaga Lokal Jadi Prioritas

    Juni 15, 2026

    Usai Gagal Kuorum, Nasib Hak Angket Gubernur Kaltim Ditentukan Akhir Bulan Juni

    Juni 15, 2026

    Tujuh Fraksi Kompak Soroti APBD Kaltim 2025 Turun Rp6 Triliun

    Juni 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.