Artikel ini telah dilihat : 169 kali.
oleh

Kumpulkan Dana Patungan, Partai Gerindra Ringankan Derita Korban Kebakaran Bontang Kuala

Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi

Insitekaltim, Bontang – Ketua DPC Partai Gerindra Bontang Agus Haris sambangi korban musibah kebakaran di Bontang Kuala. Kedatangan pengurus DPC Gerindra Bontang tersebut melihat kondisi pasca kebakaran dan langsung memberikan bantuan kepada masyarakat melalui Lurah Bontang Kuala Rony Apriansyah.

Bantuan tersebut merupakan bentuk aksi kemanusian Partai Gerindra Bontang untuk meringankan beban para korban.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bontang Agus Haris,SH saat memberi sumbangan untuk kebakaran di Bontang Kuala, Rabu(14/10/2020)

Dikatakan Agus Haris, bantuan yang diberikan berupa sembilan bahan pokok (sembako) untuk memenuhi beberapa kebutuhan korban.

“Kami memberikannya dalam bentuk sembako untuk meringankan beban para korban,” kata Agus kepada awak media Rabu (14/10/2020).

Menurut Agus, kebakaran rumah mengakibatkan kerugian harta benda. Hal tersebut bisa mengganggu ekonomi warga setempat. Karena itu sebagai partai rakyat sudah sewajarnya Gerindra tergerak memberikan bantuan.

“Ini murni bantuan tidak ada niat apapun. Kami patungan dengan Anggota DPRD Fraksi Gerindra,” ungkap Agus.

Memberikan bantuan menjadi tugas bersama sesama manusia. Bantuan yang diberikan tentunya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bontang Dukung Olahraga Elektronik

“Bantuan bisa diberikan tidak hanya dalam bentuk materi, bisa berupa tenaga atau lainnya, selama itu bisa meringankan beban warga yang terkena musibah. Sesama manusia kita merupakan saudara. Untuk itu sewajarnya kita peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Bontang Kuala Rony Apriansyah mengatakan kebakaran yang terjadi pada Selasa (13/10/2020) pukul 19.38 Wita berada di Jl. Batu Sahasa 4 Kelurahan Bontang Kuala.

“Data sementara yang kami dapat dari BPBD Bontang, terdapat 7 bangunan rusak berat, 4 rumah terdampak, 21 kepala keluarga dengan 59 jiwa,” ungkap Rony.

Kebakaran tersebut baru bisa dijinakkan setelah 30 menit mengingat lokasi kebakaran sulit dijangkau mobil petugas Damkar.

“Lokasi Dinas Kebakaran dekat dengan TKP sekitar 500 meter. Namun sulitnya medan dan kurangnya selang, membuat mereka harus menggangkat mesin kebakaran dan memerlukan waktu sekitar 30 menit,” ungkap Rony.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed