Reporter: Nada – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Kondisi banjir Kota Samarinda saat ini dalam status siaga. Terpantau, titik muka air (TMA) di Waduk Benanga Lempake, pukul 06.08 Wita pagi tadi berada pada posisi 80 centimeter.

Meski demikian, menurut Sekretaris BPBD Kota Samarinda, Hendra AH, TMA masih dalam kondisi normal.
“Akibat banjir yang terjadi di Sungai Siring, air ternyata sudah sampai ke bendungan, tapi tadi setelah anak buah saya tinjau, TMA sudah berada di titik 82 cm,” ungkapnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (13/1/2020).
Berdasarkan posisinya, menurut Hendra air di warna hijau, kuning atau merah, hanya level ketahanan untuk bendungan sendiri.
“Jadi posisi kuning itu berada di posisi siaga, menurut Badan Wilayah Sungai (BWS). Artinya, ada kemungkinan air dari bendungan, melimpah keluar jika berada pada level merah atau awas, maupun jika ada bocoran di rembesan tanah bendungan,” katanya.
Untuk kewaspadaan siaga, ia menyampaikan di Bengkuring pergerakan belum terlalu tinggi.

“Hanya sekitar 20-25 cm, berdasarkan laporan petugas di lapangan,” tambahnya.
Ditanya mengenai TMA apa berpengaruh signifikan atau tidak, ia menegaskan pasti memiliki pengaruh.
“Kalau misalnya air di sungai Mahakam pasang dalam dia stagnan, hanya saja, berdasarkan laporan petugas di lapangan, air turun aja. Karena kondisi air di sungai Mahakam dan sungai karang mumus normal aja,” jelasnya
Ia menyatakan saat ini air stagnan hanya terjadi di kawasan Sutomo, Gang Nibung. Dan untuk daerah lain, aliran air terpantau lancar.
“Untuk titik banjir Bengkuring sudah pasti, tapi tidak terlalu tinggi. Kemudian di Griya Mukti. Sementara yang terpantau dua daerah itu,” lanjutnya
Terkait antisipasi, sebelum terjadi banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda sudah menyediakan alat utama.

“Ada beberapa posko, 1 di bengkuring termasuk perahu karet yang diturunkan ke wilayah 2 unit di Pampang, dan 3 unit Bengkuring,” tuturnya.
Terkait TMA, BPBD 24 jam akan memantau perkembangan.
“Akan terus kita informasikan,” pungkasnya.

