Reporter: Nada – Editor: Redaksi
Insitekaltim, Samarinda – Kasus penikaman yang terjadi di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sungai Keledang, Samarinda Seberang dengan menelan seorang korban bernama Jumariansyah (42), Senin (30/12/2019) sore tadi, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Dari peristiwa tersebut, diketahui korban ditikam sebanyak tiga kali dan motifnya pun masih belum jelas.
Pelaku diketahui merupakan dua orang laki-laki, yang langsung melarikan diri usai kejadian menuju arah Politeknik Samarinda Seberang.
Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Suko Widodo, membenarkan kejadian tersebut. saat dijumpai sore tadi di RSUD I.A Moeis.
“Sebelum aksi penikaman, antara korban dan pelaku sempat terlihat berkomunikasi,” ungkap polisi berpangkat melati satu ini.
Ia melanjutkan, ada cekcok hanya hitungan detik, baru terjadi penikaman.
“Jadi diduga antara pelaku dan korban telah saling mengenal,” terang Suko kepada awak media.
Suko mengatakan, korban tengah berada dengan empat rekannya yang lain untuk melakukan bongkaran panggung dari acara musik amal pada Sabtu (28/12/2019) malam lalu.
“Jadi empat rekan korban yang lainnya ini tidak mengetahui siapa pelaku, dan apa yang sempat dibicarakan keduanya sebelum aksi penikaman,” imbuhnya.
Usia kejadian, saat Jumariansyah yang sudah bermandikan darah dilarikan ke rumah sakit, polisi langsung bertindak cepat.
Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System atau Inafis Polresta Samarinda, terlihat langsung melakukan pemasangan police line dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Saat itu, polisi berhasil mengamankan satu buah sarung badik, yang ditemukan tak jauh dari lokasi panggung.
“Sampai saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan, begitu pula dengan motif kejadian. Untuk sementara kita sudah mengambil keterangan dari dua orang di lokasi kejadian,” pungkasnya.
Hingga berita ini tayang, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan agar kasus ini cepat terpecahkan.

