Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Komisi II DPRD Samarinda Bedah Cashflow dan Aset Pemkot, Dorong Optimalisasi PAD 2026
    Diskominfo Kaltim

    Komisi II DPRD Samarinda Bedah Cashflow dan Aset Pemkot, Dorong Optimalisasi PAD 2026

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 9, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi saat ditemui awak media usai kegiatan (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Komisi II DPRD Kota Samarinda menggelar hearing bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda di Kantor DPRD Kota Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Senin, 9 Februari 2026. Rapat tersebut membahas evaluasi penutupan anggaran 2025 sekaligus proyeksi keuangan dan pengelolaan aset pemerintah kota pada 2026.

    Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Iswandi mengatakan, diskusi difokuskan pada pembacaan awal kondisi keuangan daerah di awal tahun, termasuk kewajiban pemerintah kota yang harus diselesaikan pada 2026.

    “Diskusi tentunya dengan BPKAD terkait bagaimana tutup di 2025. Mumpung masih awal tahun, dari situ kita minta ke depan melihat cashflow proyek satu tahun ke depan, karena kita tahu ada beberapa proyek yang menjadi utang pemerintah kota di 2025 dan tentunya harus dibayar di 2026,” ujarnya usai hearing.

    Ia menegaskan, pihaknya meminta adanya penyisihan anggaran yang jelas serta peninjauan ulang terhadap proyek-proyek yang dinilai belum mendesak.

    “Ada proyek yang tidak urgent harusnya jangan dikerjakan dulu atau bagaimana,” katanya.

    Dalam rapat tersebut, Komisi II juga menanyakan keberadaan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebagai modal awal pemerintah daerah. Dari pemaparan BPKAD, SiLPA Pemerintah Kota Samarinda tercatat sebesar Rp78 miliar.

    Selain itu, Komisi II turut menyoroti catatan-catatan yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan pemerintah kota. Menurutnya, catatan tersebut tidak boleh hanya menjadi formalitas semata.

    “Kalau bicara laporan keuangan, termasuk beberapa laporan dari BPK. Apakah catatan itu sudah dijalankan, jangan hanya menjadi catatan. Saya baca semua laporan yang ada, termasuk laporan akuntansinya,” tegasnya.

    Pembahasan kedua difokuskan pada pengelolaan aset daerah. Komisi II meminta data aset pemerintah kota diklasifikasikan secara lebih jelas, khususnya aset yang tidak digunakan atau menganggur.

    “Kita minta bagaimana diklasifikasikan aset pemerintah kota. Mana saja yang nganggur, yang tidak digunakan. Siapa tahu nanti bisa dikerjasamakan dengan BUMD untuk peningkatan PAD,” jelasnya.

    Tak hanya itu, Komisi II juga meminta penjelasan mengenai aset yang telah dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Kerja sama tersebut akan dianalisis untuk memastikan apakah benar-benar menguntungkan atau justru merugikan daerah.

    Poin ketiga yang dibahas adalah aset-aset pemerintah kota yang masih bermasalah secara hukum maupun administrasi. Komisi II menekankan pentingnya pemetaan menyeluruh sebagai dasar peningkatan pendapatan daerah.

    “Kita harus tahu semua statusnya bagaimana, penanganannya sampai mana. Untuk peningkatan PAD, pemetaan aset itu penting,” ujarnya.

    Ia pun meminta kerja sama aktif dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), agar fungsi pengawasan DPRD dapat berjalan seiring dengan kinerja eksekutif.

    “Jangan sampai kita sebagai pengawas sesuai tupoksi mau lari kencang, tapi OPD jalannya lambat. Kasihan wali kotanya,” pungkasnya.

     

    BPKAD Samarinda DPRD Samarinda Iswandi SiLPA
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    DPRD Samarinda Harap Sekda Baru Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

    April 9, 2026

    1.025 Jemaah Haji Samarinda Siap Berangkat, Kloter Pertama Dijadwalkan 26 April

    April 1, 2026

    Dinkes Samarinda Pastikan Mayoritas Jemaah Haji dalam Kondisi Sehat, Pengawasan Kesehatan Diperketat

    April 1, 2026

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    Andika SaputraApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda secara tegas menolak kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur…

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026

    Wawali Samarinda Dorong Perluasan Sekolah Lansia, Tekankan Pentingnya Kepedulian Keluarga

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.