Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kemauan Belajar Teknologi dan Mendukung Digitalisasi Jadi Faktor Sukses Pengusaha
    DPRD Samarinda

    Kemauan Belajar Teknologi dan Mendukung Digitalisasi Jadi Faktor Sukses Pengusaha

    LarasBy LarasJuni 1, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah menekankan pentingnya kemauan belajar teknologi dan mendukung digitalisasi sebagai faktor kesuksesan pengusaha di era modern ini.

    Politikus PKB ini menjelaskan sektor perhotelan dan restoran di Kota Samarinda masih menjadi penyumbang retribusi terbesar. Namun untuk terus bertahan dan berkembang, mereka harus beradaptasi dengan sistem digital.

    Bagaimana sektor perhotelan dan restoran mengadaptasi teknologi sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan warga lokal untuk menikmati fasilitas yang mereka tawarkan.

    “Retribusi yang paling besar di Kota Samarinda ini masih dipegang oleh perhotelan dan restoran. Kalau kita melihat, mereka ini sudah menggunakan aplikasi digital dan sistem online. Kita tahu sendiri bahwa sistem online ini bagus tetapi harus disosialisasikan yang ditunjang oleh alat,” ujar Laila.

    Hal tersebut diharapkan Laila dapat menjadi contoh bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan penjualan dan pengenalan atau branding bagi produk mereka.

    Ia juga menekankan bahwa sosialisasi sistem digital harus didukung oleh pemerintah dengan peralatan yang memadai. Jika alat yang diberikan hanya sekadarnya dan cepat rusak, maka proses digitalisasi tidak akan efektif.

    “Kalau mereka hanya sosialisasi saja, alat yang diberikan sekadarnya saja dipakai tiga bulan rusak, maka percuma kalau dimasukkan ke masa digitalisasi seperti ini. Sudah harus familiar dengan aplikasi inovasi melalui aplikasi tersebut,” tambahnya.

    Pentingnya sosialisasi yang baik dalam memperkenalkan teknologi baru kepada masyarakat dan pengusaha. Perubahan aturan dan penerapan sistem baru sering kali menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang bertahap dan komunikatif.

    “Nah ketika masyarakat diberikan pilihan suatu aturan baru, mereka akan timbul pro kontra dan kita lihat sendiri lebih banyak kontranya daripada pro-nya. Nah di sini diperlukan yang namanya sosialisasi pelan-pelan untuk bisa melancarkan segala aktivitas di era digitalisasi,” jelasnya.

    Dengan adanya sosialisasi yang tepat dan dukungan peralatan yang baik, Laila Fatihah berharap para pengusaha perhotelan dan restoran di Samarinda dapat lebih siap dan nyaman dalam mengadopsi teknologi digital. Ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi operasional mereka tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi kota.

    Laila Fatihah Politisi PKB UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Udara Samarinda Memburuk, DPRD Dorong Sekolah Siapkan Opsi Belajar dari Rumah

    September 8, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Legalitas Jukir di Kawasan Teras Samarinda

    September 8, 2026

    Komunikasi Pemkot dan Pedagang Mulai Cair, Iswandi Tekankan Pasar Harus Dikelola Proporsional

    September 7, 2026

    Karhutla Betapus Disorot DPRD Samarinda, Maswedi Sebut Ganggu Kualitas Udara

    September 7, 2026

    Kerja Sama PT WATS dan Pemkot Samarinda Belum Temui Titik Temu, DPRD Sebut Berlanjut ke Jalur Hukum

    September 7, 2026

    DPRD Samarinda Minta Sekolah Siapkan Opsi Daring Saat Udara Memburuk

    September 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    AminahOktober 6, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur…

    Harga TBS Sawit Kaltim Menguat, Dinas Perkebunan Ingatkan Petani Soal Tengkulak

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026

    TNI Siapkan Kluster Pertanian hingga Perikanan, Kaltim Bidik Ketahanan Pangan Berkelanjutan

    Oktober 6, 2026

    PUPR Kaltim Sepakat Cabut Patok di Lahan Warga Jalan Kurnia Makmur dan Blitar

    Oktober 5, 2026
    1 2 3 … 3,375 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.