Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    Oktober 16, 2026

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Kaltim Menuju Kemandirian Ekonomi, Husni Ajak Pemprov Fokus ke UMKM
    DPRD Kaltim

    Kaltim Menuju Kemandirian Ekonomi, Husni Ajak Pemprov Fokus ke UMKM

    Adit MustafaBy Adit MustafaNovember 12, 2024Updated:November 12, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Muhammad Husni Fahruddin, Anggota DPRD Kalimantan Timur.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah gejolak ekonomi global yang kerap berubah arah, Muhammad Husni Fahruddin, Anggota DPRD Kalimantan Timur, percaya bahwa sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa menjadi “penjaga” ketahanan ekonomi daerah.

    Menurut politikus Partai Golkar itu, UMKM adalah salah satu fondasi utama untuk menciptakan ekonomi yang mandiri dan kokoh, khususnya di sektor unggulan Kaltim seperti peternakan, perikanan dan perkebunan.

    “Jika sektor UMKM kita kuat, masyarakat Kaltim tidak perlu bergantung pada fluktuasi pasar global,” ungkap Husni belum lama ini.

    “Ekonomi daerah kita bisa tumbuh dengan kekuatan sendiri, dari Kaltim untuk Kaltim,” tambahnya.

    Untuk memahami lebih dalam tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, Husni turun langsung ke beberapa daerah di Kutai Kartanegara.

    Dalam kunjungannya, Husni bertatap muka dengan para pelaku UMKM yang antusias menyampaikan kendala mereka. Banyak yang mengeluhkan keterbatasan fasilitas produksi dan akses bahan baku, yang selama ini menjadi hambatan bagi perkembangan usaha kecil di daerah.

    “Kami mendengar langsung bagaimana pelaku UMKM di daerah menghadapi kendala harian, seperti minimnya alat produksi dan bahan baku,” kata Husni.

    Menurutnya, masalah ini perlu segera diatasi agar UMKM bisa berkembang maksimal dan memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi daerah.

    Menanggapi kebutuhan ini, Husni berencana untuk mendorong pemerintah daerah agar memberikan bantuan yang dibutuhkan pelaku UMKM, seperti bibit, ternak, hingga peralatan budidaya perikanan. Tak hanya itu, ia juga mengedepankan pentingnya pelatihan teknis.

    “Keterampilan teknis sangat penting agar masyarakat mampu mengelola usaha secara mandiri dan berdaya saing. Ini adalah kunci untuk bertahan jangka panjang,” ujarnya.

    Menurut Husni, pelatihan yang tepat akan menjadikan pelaku UMKM di Kaltim lebih kompeten dan siap bersaing, bukan hanya di pasar lokal tetapi juga di skala nasional.

    Untuk memastikan upaya penguatan UMKM berjalan efektif, Husni berharap ada sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam program pemberdayaan UMKM. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan sektor UMKM di Kaltim bisa tumbuh lebih cepat, menjadi sektor yang kuat dan berkelanjutan.

    Optimisme Husni semakin tinggi, ia percaya penguatan sektor UMKM akan menciptakan kemandirian ekonomi di Kaltim.

    “Jika UMKM kita kuat, masyarakat akan punya lebih banyak peluang dan Kaltim bisa mandiri secara ekonomi,” pungkas Husni, yang percaya bahwa sektor ini akan menjadi kunci utama menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

    DPRD Kaltim Muhammad Husni Fahruddin Pemprov Kaltim UMKM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Jahidin Meninggal Dunia, Kaltim Kehilangan Legislator Senior

    Oktober 15, 2026

    Kaltim Masih Bergantung Sapi dari Luar Daerah, 58 Ekor Disalurkan ke Peternak Samarinda

    Oktober 14, 2026

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    Titik Api Karhutla di Kukar Bertambah, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

    Oktober 6, 2026

    Kebutuhan Daging Domba Kaltim Buka Peluang Ekonomi bagi Peternak Lokal

    Oktober 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sekda Neneng Chamelia Shanti Ungkap 6 Langkah Pemkot Samarinda Menata Pengelolaan CSR

    SintaOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda  – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan enam langkah strategis untuk membenahi tata kelola…

    Disdikbud Samarinda Dorong Guru Lebih Mandiri Menggunakan Teknologi

    Oktober 16, 2026

    Gaji PPPK Daerah Bakal Ditanggung APBN

    Oktober 16, 2026

    Dishub Samarinda Bidik PAD Lewat Nama Halte

    Oktober 16, 2026

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,389 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.