Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bantuan untuk Warga Miskin Kaltim Perlu Disesuaikan dengan Mata Pencaharian

    Oktober 29, 2026

    DLH Kaltim Kejar Sinkronisasi KLHS dan Revisi RTRW

    Oktober 29, 2026

    26 Pria Jadi Tersangka dalam 16 Kasus Narkoba di Samarinda, 780 Ekstasi Disita

    Oktober 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Kaltim Dukung TKA Nasional, Sekolah Bisa Pakai Fasilitas CAT BKD
    Diskominfo Kaltim

    Kaltim Dukung TKA Nasional, Sekolah Bisa Pakai Fasilitas CAT BKD

    AminahBy AminahMei 24, 2025Updated:Juni 3, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari paradigma baru evaluasi pendidikan nasional. Dukungan ini mencakup penyediaan fasilitas tes berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang bisa dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah di seluruh Kaltim.

    Teks: Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni

    Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni saat mewakili Gubernur Kaltim dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Paradigma Baru Evaluasi Pendidikan: Penerapan TKA sebagai Instrumen Penilaian Nasional yang digelar di Ruang Crystal 5 Hotel Mercure, Sabtu, 24 Mei 2025.

    “Dalam acara ini kita akan mendapatkan penjelasan yang penting, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Kaltim,” ujar Sri Wahyuni dalam sambutannya.

    Menurutnya, kualitas pendidikan tidak bisa hanya diukur dari hasil akhir yang dicapai siswa. Proses pembelajaran dan dukungan ekosistem pendidikan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan oleh semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, yayasan penyelenggara pendidikan, hingga asosiasi guru.

    “Jangan sampai pendidikan hanya membebani murid. Dengan adanya asesmen nasional (AN), semua stakeholder seperti guru, kepala sekolah, fasilitas sekolah, hingga perpustakaan bisa terpantau dan diperbaiki,” jelasnya.

    TKA bukan hanya menjadi alat seleksi masuk perguruan tinggi, tetapi juga cermin mutu pendidikan di tingkat sekolah. Terkait pelaksanaan TKA yang menggunakan sistem CAT, Pemprov Kaltim telah menyiapkan infrastruktur yang bisa diakses secara luas.

    “Kalau sekolah tidak memiliki fasilitas CAT, bisa menggunakan fasilitas yang kami miliki di Badan Kepegawaian. Di sana tersedia gedung yang dapat menampung 100 orang untuk tes,” terangnya.

    Ia juga menambahkan, fasilitas ini terbuka bagi seluruh sekolah dari berbagai daerah di Kaltim. Hal ini diharapkan dapat memperkecil kendala teknis pelaksanaan TKA dan memperluas akses siswa untuk ikut dalam seleksi masuk perguruan tinggi.

    “TKA ini bisa menjadi alternatif seleksi bagi anak-anak yang tidak masuk jalur prestasi. Jadi kampus bisa melihat kemampuan akademik siswa secara lebih objektif,” lanjutnya.

    Selain itu, ia menyampaikan program pendidikan gratis Gratispol yang dijalankan Pemprov Kaltim juga menjadi fondasi penting dalam mendukung akses pendidikan tinggi. Program ini memungkinkan warga berusia 18–25 tahun menempuh pendidikan tinggi di Kaltim tanpa dibebani biaya.

    “Kita berharap lulusan dari kampus di Kaltim bukan hanya punya ijazah, tapi juga punya kualitas. Fasilitas pendidikan yang ada harus benar-benar dimanfaatkan,” tambahnya.

    Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Rahmat Ramadhan juga menyampaikan fasilitas CAT milik pemerintah daerah di kabupaten/kota siap digunakan untuk mendukung TKA.

    “Seperti yang disampaikan Ibu Sekda, fasilitas CAT di BKD bisa menampung 100 peserta. Di kabupaten dan kota juga ada yang bisa digunakan,” ujarnya.

    Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, yang mengapresiasi komitmen Kaltim sebagai provinsi pertama yang menjadi tuan rumah sosialisasi TKA nasional.

    “Kita masih punya waktu untuk menyempurnakan substansi sebelum TKA diterapkan bulan November. Mudah-mudahan semua pihak bisa siap,” harap Hetifah.

    Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Toni Toharudin dalam paparannya menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA akan dimulai November mendatang, menyasar siswa kelas akhir di jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK.

    “Penilaian ini dirancang untuk mengukur hasil belajar siswa secara individu. Nilainya nanti bisa digunakan untuk jenjang pendidikan berikutnya, khususnya untuk jalur prestasi,” jelas Toni.

    Ia juga menegaskan pelaksanaan TKA akan disosialisasikan secara masif agar semua daerah mendapatkan informasi yang utuh.

    Kegiatan ini turut dihadiri berbagai pihak, antara lain Kepala Pusat Standar Kebijakan Pendidikan Irsyad Zamjani, perwakilan BPMP Kaltim Tendes Teddy Soesilo, Kepala BGTK Wiwik Setiawati, dan perwakilan perguruan tinggi seperti Lambang Subagiyo dan Bibit Suhatmady dari Universitas Mulawarman. (ADV/Diskominfokaltim)

    Editor: Sukri

    Pemprov Kaltim Pendidikan Sekda Kaltim Sri Wahyuni Tes Kemampuan Akademik (TKA)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Dewan Pendidikan Kaltim Minta Dana BOSKIN Lebih Berdampak pada Mutu Lulusan

    Oktober 22, 2026

    90,20 Persen Seragam Gratis Kaltim Tersalurkan, Puluhan Ribu Paket Masih dalam Distribusi

    Oktober 22, 2026

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026

    Kualitas Udara Belum Pulih, Sejumlah Sekolah Terapkan PJJ

    Oktober 14, 2026

    Karhutla Tol Balsam Meluas, Pemprov Kaltim Buka Peluang Usulkan Status Bencana Nasional

    Oktober 14, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bantuan untuk Warga Miskin Kaltim Perlu Disesuaikan dengan Mata Pencaharian

    AminahOktober 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan kemiskinan di Kalimantan Timur (Kaltim) tidak cukup hanya dengan menyalurkan bantuan…

    DLH Kaltim Kejar Sinkronisasi KLHS dan Revisi RTRW

    Oktober 29, 2026

    26 Pria Jadi Tersangka dalam 16 Kasus Narkoba di Samarinda, 780 Ekstasi Disita

    Oktober 29, 2026

    Tingkatkan Edukasi Kesehatan Warga, Kelurahan Selili Dorong Peran Aktif Kader Posyandu

    Oktober 29, 2026

    Penataan SOTK Pemkot Samarinda Ditargetkan Tuntas Akhir 2026

    Oktober 29, 2026
    1 2 3 … 3,414 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.