Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Agustus 20, 2026

    Pengabdian Dosen Dorong Penguatan Identitas Mamanda Kutai melalui Ecological Dramaturgy

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Jospol Mangrove Bisa Jadi Motor Pariwisata dan Budaya Desa
    Diskominfo Kaltim

    Jospol Mangrove Bisa Jadi Motor Pariwisata dan Budaya Desa

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaAgustus 26, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H Seno Aji
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Seno Aji menegaskan pentingnya pelestarian mangrove sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Hal itu ia sampaikan saat menjadi keynote speech pada Talkshow Hari Mangrove Sedunia bertema “Jospol Mangrove untuk Pengembangan Pariwisata dan Budaya Berbasis Desa” di Pendopo Lamin Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Selasa, 26 Agustus 2025. Acara ini digagas oleh Tribun Kaltim bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN).

    Seno Aji mengungkapkan, pada era 1970–1980, luas hutan mangrove di Kaltim mencapai 950 ribu hektare. Namun kini, kawasan yang tersisa hanya sekitar 174 ribu hektare. “Pemicu utama hilangnya mangrove adalah pembukaan lahan tambak. Ironisnya, sebagian tambak tersebut akhirnya terbengkalai dan kembali ditumbuhi semak mangrove. Ini artinya, kita perlu melibatkan masyarakat lebih aktif dalam proses rehabilitasi,” ujar Seno Aji.

    Menurutnya, kerusakan ekosistem mangrove tidak lepas dari faktor kebijakan ruang, kebutuhan lahan, izin pengelolaan, serta aksesibilitas infrastruktur. Karena itu, Pemprov Kaltim membentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) sebagai wadah koordinasi multipihak untuk mengantisipasi kerusakan sekaligus memaksimalkan potensi mangrove.

    “Tugas KKMD antara lain memetakan kondisi ekosistem, menyinergikan program antarsektor, menyelesaikan persoalan pengelolaan, hingga mendorong lahirnya data dasar mangrove yang valid. KKMD juga memfasilitasi pembentukan kelompok kerja di tingkat kabupaten/kota,” jelasnya.

    Tak hanya fokus pada rehabilitasi, Seno Aji menekankan pentingnya perlindungan mangrove eksisting serta peranannya dalam menghadapi krisis iklim. Ia juga menyoroti pemberdayaan perempuan sebagai aktor penting dalam pengelolaan lingkungan, ekonomi kreatif, hingga pengambilan keputusan di tingkat desa.

    “Pengelolaan mangrove bukan semata urusan lingkungan, tapi juga ekonomi, budaya, dan pariwisata berbasis desa. Jospol Mangrove menjadi instrumen strategis agar masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya,” tegasnya.

    Talkshow tersebut turut dihadiri Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis Unmul Samarinda Irawan Wijaya Kusuma, perwakilan BPDAS Mahakam Berau, pimpinan Tribun Kaltim, akademisi, lembaga swadaya masyarakat dan mahasiswa.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Cegah Narkoba Sejak Dini, Ismail Latisi Dorong Edukasi Antinarkoba Masuk Kurikulum Sekolah

    Andika SaputraAgustus 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar Samarinda didorong dilakukan sejak dini…

    Pengabdian Dosen Dorong Penguatan Identitas Mamanda Kutai melalui Ecological Dramaturgy

    Agustus 20, 2026

    Ismail Latisi Soroti Kekurangan Guru di Samarinda, Dorong Pengangkatan ASN

    Agustus 20, 2026

    Tren Lari Makin Besar, Industri Olahraga Ikut Tumbuh

    Agustus 20, 2026

    130 PNS Samarinda Terima Satyalancana, Tekankan Makna Pengabdian kepada Negara

    Agustus 20, 2026
    1 2 3 … 3,287 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.