Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    September 30, 2026

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kutim»Jimmi Sebut Proses Pelabuhan Kenyamukan dan Maloy Belum Optimal
    DPRD Kutim

    Jimmi Sebut Proses Pelabuhan Kenyamukan dan Maloy Belum Optimal

    IraBy IraNovember 10, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur Jimmi
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Sangatta – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kutai Timur Jimmi menyoroti kendala yang masih dihadapi oleh Pelabuhan Kenyamukan dan KEK Maloy. Ia menyatakan bahwa optimalisasi pelabuhan tersebut masih belum sepenuhnya tercapai.

    Jimmi mengungkapkan bahwa meskipun pengelolaan Pelabuhan Kenyamukan telah diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah, diperlukan perubahan regulasi dan keterlibatan lembaga profesional di bidang transportasi kelautan.

    “Regulasi yang mendukung operasional pelabuhan memerlukan lembaga atau badan usaha yang memiliki keahlian di bidang transportasi kelautan. Ini perlu didesak agar terwujud secepat mungkin,” tegas Jimmi, Kamis (9/11/2023).

    Jimmi juga menyoroti perusahaan daerah (perusda) yang ada, menekankan perlunya revitalisasi sebelum mencari mitra usaha.

    “Perusda yang ada perlu disehatkan terlebih dahulu sebelum mencari mitra usaha di bawah naungan Badan Usaha Pelabuhan (BUP). Partner yang diambil sebaiknya berasal dari daerah-daerah lain yang telah terbukti berhasil dalam pengelolaan pelabuhan,” paparnya.

    Selain itu, dalam kunjungan Komisi C ke Pelabuhan Probolinggo, Jimmi melihat bahwa status pelabuhan di sana sebanding dengan Pelabuhan Kenyamukan dan Maloy.

    “Artinya, daerah kecil seperti di provinsi Jatim juga memiliki pelabuhan yang dikelola secara efisien. Mungkin dalam skala kecil, moda transportasi penumpang dapat dikelola oleh pemerintahan daerah,” jelas Jimmi.

    Dengan demikian, Jimmi menegaskan bahwa perubahan ini bukan hanya mengenai optimalisasi pelabuhan di Kutai Timur tetapi juga menciptakan kolaborasi yang efektif dengan daerah lain, memanfaatkan pembelajaran dari pengelolaan pelabuhan yang sukses di berbagai wilayah.

    BUP Jimmi KEK Maloy Perusda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Banjir Tak Kunjung Usai, DPRD Kaltim Usul Opsi Keruk Sungai oleh Perusda

    Juli 9, 2025

    Perusda Harus Lebih Inovatif dan Profesional Dongkrak PAD

    Juli 9, 2025

    Dua Periode di Komisi II, Sapto Sebut Semua Perusda Belum Maksimal

    Mei 11, 2025

    Revitalisasi Sungai Mahakam Masuk RPJMD, Kaltim Incar PAD Baru

    Mei 6, 2025

    Masalah Keuangan, Nidya Minta BPKP Audit PT CFK

    Desember 5, 2023

    Hak Komisaris Perusda PT Kutai Timur Energi Rp15 Miliar Belum Tuntas

    Desember 2, 2023
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bongkar Gap Kuota Pertalite, Usulan Daerah Dua Kali Lipat

    AminahSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kebutuhan Pertalite di Kalimantan Timur (Kaltim) jauh lebih besar dibandingkan kuota yang…

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,370 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.