Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Oktober 4, 2026

    Elementor #89056

    Oktober 4, 2026

    Oktober 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Jalan Pengalih Perdau-Tepian Langsat Resmi Beroperasi, Gubernur Tagih Jalur Pengganti 14 Km
    Pemerintah

    Jalan Pengalih Perdau-Tepian Langsat Resmi Beroperasi, Gubernur Tagih Jalur Pengganti 14 Km

    R’syaBy R’syaAgustus 20, 2026Updated:Oktober 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meninjau kondisi Jalan Pengalih Permanen (JPP) ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat, Kabupaten Kutai Timur (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud meminta PT Kaltim Prima Coal (KPC) segera melanjutkan pembangunan jalan pengganti untuk jalur Sangatta–Simpang Perdau sepanjang sekitar 14 kilometer. Permintaan itu disampaikan setelah Jalan Pengalih Permanen (JPP) Simpang Perdau–Tepian Langsat resmi beroperasi.

    Harum, sapaan akrabnya mengatakan pembangunan jalur pengganti masih menjadi pekerjaan yang perlu dilanjutkan, terlebih sejumlah titik di jalur Sangatta–Simpang Perdau masih mengalami longsor.

    “KPC juga harus segera membangun jalan pengganti selanjutnya untuk rute Sangatta–Simpang Perdau, sekitar 14 kilometer,” ujarnya saat meresmikan pengoperasian JPP Simpang Perdau–Tepian Langsat, Kabupaten Kutai Timur, Rabu, 19 Agustus 2026.

    Menurutnya, pembangunan akses jalan yang layak penting untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan beriringan dengan kegiatan pertambangan. Ia menegaskan jangan sampai aktivitas pengangkutan hasil tambang berjalan, sementara masyarakat justru kesulitan menggunakan akses jalan.

    “Jangan sampai batubaranya bisa keluar, masyarakatnya malah tidak bisa keluar karena akses jalan rusak dan hancur akibat kegiatan pertambangan dan blasting,” tegasnya.

    Harum sebelumnya meresmikan pengoperasian JPP sepanjang 18,6 kilometer pada ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat bersama Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan Presiden Direktur PT KPC Muhammad Rudy.

    Ia mengapresiasi KPC, Kaltim Nusantara Coal (KNC), serta kementerian terkait yang mendukung pembangunan jalan tersebut. Keberadaan jalan yang baik akan memperkuat konektivitas sekaligus mendorong investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

    “Kebermanfaatan jalan ini seperti urat nadi. Kalau dia tersumbat, keluar penyakitnya macam-macam, aneh-aneh. Begitu juga dengan jalan,” ucapnya.

    Meski telah dibangun dengan kondisi yang dinilai baik, Harum meminta sejumlah aspek pendukung turut diperhatikan. Salah satunya penerangan jalan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna. Ia juga meminta kepolisian melakukan pengawasan secara rutin agar jalur tersebut tidak dimanfaatkan untuk aktivitas yang membahayakan, seperti balap liar.

    Dibangun Dua Tahun

    Presiden Direktur dan CEO KPC Muhammad Rudy menuturkan pembangunan jalan pengalih permanen tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Menurutnya, konektivitas menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah.

    Jalan tersebut dibangun selama dua tahun oleh PT Wijaya Karya dengan standar jalan nasional dan telah melalui audit serta verifikasi keselamatan jalan.

    “Jalan ini dibangun dengan standar jalan nasional dan sudah melalui proses audit verifikasi keselamatan jalan,” tuturnya.

    Secara keseluruhan, trase jalan pengalih di kawasan tersebut memiliki panjang 22,05 kilometer. Rinciannya terdiri dari 3,45 kilometer Jalan Pengalih Sementara (JPS) dengan konstruksi flexible pavement dan 18,6 kilometer JPP.

    Dari total JPP, sepanjang 12,85 kilometer menggunakan rigid pavement, sementara 5,35 kilometer menggunakan konstruksi cakar ayam modifikasi.

    Pembangunan juga dilengkapi Jembatan Kanguru atau underpass sepanjang 40 meter dengan 24 box culvert. Underpass beton di STA 14+700 Tepian Langsat tersebut dibangun oleh Kaltim Nusantara Coal, unit usaha Itacha Resources.

    Pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk memberikan nilai tambah dan kontribusi ekonomi berkelanjutan bagi Kutai Timur dan Kalimantan Timur.

    “Semoga jalan ini memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tutupnya.

    Setelah diresmikan, jalan yang menghubungkan Simpang Perdau dan Tepian Langsat tersebut langsung dimanfaatkan masyarakat. Jalur ini juga menjadi salah satu akses penghubung Kalimantan Timur dengan Kalimantan Utara.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    SIPADU e-Dalev Samarinda Didorong Tak Sekadar Jadi Aplikasi Pelaporan

    Oktober 1, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    ArumOktober 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) masih…

    Elementor #89056

    Oktober 4, 2026

    Oktober 4, 2026

    Masjid Pemprov Kaltim, Tak Sekadar Tempat Ibadah, Jadi Ruang Nyaman bagi Masyarakat

    Oktober 4, 2026

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026
    1 2 3 … 3,374 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.