Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    April 15, 2026

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Implementasi PUG Masih Lambat, Fachmi Rozano Minta Perencanaan Pembangunan Lebih Responsif Gender
    Diskominfo Kaltim

    Implementasi PUG Masih Lambat, Fachmi Rozano Minta Perencanaan Pembangunan Lebih Responsif Gender

    Andika SaputraBy Andika SaputraDesember 3, 2025Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan, DP3A Kaltim, Fachmi Rozano
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kalimantan Timur (Kaltim) Fachmi Rozano menilai pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kaltim belum menunjukkan perkembangan signifikan, meski seluruh perangkat daerah telah ikut menerapkannya.

    Fachmi menegaskan perlunya penguatan perencanaan pembangunan yang responsif gender untuk menekan ketimpangan yang masih terjadi antara laki-laki dan perempuan di berbagai sektor.

    “Kalau kita lihat dari indeksnya, perkembangan PUG masih cukup rendah. Semua perangkat sebenarnya sudah berpartisipasi, namun pelaksanaannya belum maksimal,” ujarnya Rabu, 3 Desember 2025.

    Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), Kaltim masih menghadapi tantangan pada sejumlah aspek, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Fachmi juga menyoroti menurunnya keterwakilan perempuan di legislatif yang sebelumnya berjumlah 11 orang kini hanya 8 orang. Angka tersebut jauh dari amanat undang-undang yang mensyaratkan keterlibatan perempuan minimal 30 persen dalam politik.

    “Keterlibatan perempuan di sektor formal masih rendah, begitu juga dalam pengambilan keputusan. Ini menjadi pekerjaan besar bagi kita semua,” tegasnya.

    Fachmi menekankan pembangunan tidak akan optimal apabila kebutuhan perempuan tidak diperhitungkan sejak awal perencanaan. Ia mencontohkan kondisi darurat seperti bencana, di mana kebutuhan dasar perempuan sering terabaikan, mulai dari pembalut hingga fasilitas sanitasi yang layak.

    “Perencanaan pembangunan harus responsif gender. Dalam kondisi bencana pun, kebutuhan perempuan sering tidak terlihat,” ujarnya.

    Karena itu, ia mendorong peningkatan keterlibatan perempuan dalam proses perencanaan di tingkat desa melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hingga penyusunan kebijakan di tingkat provinsi.

    Ia menyebut masih banyak desa yang belum memberi ruang partisipatif bagi perempuan dalam pengambilan keputusan.

    “Kami berharap perangkat daerah memaksimalkan ruang partisipasi perempuan agar mereka dapat turut menentukan arah pembangunan,” imbuhnya.

    Menutup keterangannya, Fachmi berharap penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim berikutnya dapat mengintegrasikan isu gender ke dalam setiap program pemerintah.

    “RPJMD berikutnya harus lebih responsif gender. Perempuan harus terlibat dan merasakan manfaat pembangunan secara langsung, karena SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045 juga mencakup perempuan,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Satgas Pangan Polda Kaltim Pastikan Stok Aman, Tidak Ada Penimbunan Jelang Lebaran dan Nyepi

    Maret 17, 2026

    Disperindagkop Kaltim Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying LPG Jelang Lebaran

    Maret 17, 2026

    Jelang Idulfitri, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sukri Dorong Penguatan Literasi Jurnalistik di OPD, Tekankan Pentingnya Verifikasi Informasi

    Andika SaputraApril 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri mengapresiasi…

    Isu Kepesertaan Menguat, Kadinkes Samarinda Minta Publik Pahami Batas Kewenangan

    April 15, 2026

    Perdana Digelar, BPSDM Kaltim Tingkatkan Kompetensi ASN di Bidang Penulisan dan Publikasi

    April 15, 2026

    Andi Harun Tegaskan Samarinda Mampu Bayar Tapi Secara Hukum Tidak Benar

    April 14, 2026

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,057 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.