Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bersepeda Malam Jadi Tren Hiburan Baru Warga Samarinda

    Juni 2, 2026

    Cantik Tidak Lagi Harus Putih, Standar Beauty Mulai Bergeser

    Juni 2, 2026

    Kasus Ring Jantung RSUD AWS, Kemenkes dan Majelis Profesi Turun Tangan

    Juni 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Harga Kedelai Naik, Produksi Tahu dan Tempe di Kutim Menurun
    Advertorial

    Harga Kedelai Naik, Produksi Tahu dan Tempe di Kutim Menurun

    SeliBy SeliMei 28, 202102 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, Ahmad Doni Efriadi saat ditemui oleh Insitekaltim.com di ruangannya, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Jumat (28/5/2021)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Nuril – Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Harga kedelai di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) naik hingga Rp11.000 per kilogram sehingga produksi tahu dan tempe menurun.

    Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Zaini melalui Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, Ahmad Doni Efriadi saat ditemui oleh media Insitekaltim.com di ruangannya, Kantor Disperindag, Kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, Jumat (28/5/2021).

    Awalnya harga kedelai di Kutim sebesar Rp 435.000 per sak atau 50 kilogram. Itu artinya harga awal kedelai masih Rp8.700 per kilogram.

    “Kenaikan kedelai di Kutim mengikuti arus dari harga nasional. Di Kutim harga kedelai saat ini sebesar Rp550.000 per sak atau 50 kilogram sehingga didapat Rp11.000 per kilogram,” ujar Doni.

    Ia tidak berkomentar banyak lantaran kenaikan harga kedelai terjadi di tingkat nasional. Namun demikian, Doni memastikan bahwa ketersediaan kedelai di Kutim mencukupi kebutuhan masyarakat.

    “Kami bekerja sama dengan Polres Kutim untuk memantau ketersediaan kedelai dan alhamdulillah stok masih banyak,” ungkap Doni.

    Ia menambahkan stok kedelai di Kutim akan mencukupi kebutuhan masyarakat khususnya pengrajin tahu dan tempe selama 2 hingga 3 bulan mendatang.

    Hanya saja produksi tahu dan tempe menurun lantaran produsen menyesuaikan modal yang dimiliki.

    “Misalnya, biasanya modal produsen bisa membeli satu kilogram. Namun karena harga kedelai naik maka kedelai yang terbeli tidak sampai satu kilogram,” pungkasnya.

    Terkait kenaikan harga kedelai, pihaknya hanya bisa mengikuti harga nasional. Jika tingkat nasional turun maka harga di daerah juga akan turun.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    Di Tengah Penurunan Omzet, UMKM Samarinda Didorong Masuk Rantai Pasok MBG

    Juni 2, 2026

    DPRD Samarinda Akan Fasilitasi Konfercab GMKI dan Dukung Isu Kebangsaan

    Juni 2, 2026

    Bahasa Prancis Akan Masuk Kurikulum, DPRD Minta Pemerintah Siapkan Guru Kompeten

    Juni 2, 2026

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bersepeda Malam Jadi Tren Hiburan Baru Warga Samarinda

    R’syaJuni 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Aktivitas bersepeda pada malam hari kini menjadi tren hiburan baru bagi warga…

    Cantik Tidak Lagi Harus Putih, Standar Beauty Mulai Bergeser

    Juni 2, 2026

    Kasus Ring Jantung RSUD AWS, Kemenkes dan Majelis Profesi Turun Tangan

    Juni 2, 2026

    Joging Sore di Polder, Mahasiswa Akhir: Jaga Kesahatan Sekaligus Healing Dari Skripsi

    Juni 2, 2026

    Di Tengah Penurunan Omzet, UMKM Samarinda Didorong Masuk Rantai Pasok MBG

    Juni 2, 2026
    1 2 3 … 3,116 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.