Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Gol Torres di Babak Tambahan Antar Spanyol Kembali ke Puncak Dunia
    Olahraga

    Gol Torres di Babak Tambahan Antar Spanyol Kembali ke Puncak Dunia

    R’syaBy R’syaJuli 20, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ferran Torres mencetak gol tunggal yang membawa Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia FIFA 2026 (Dok/FIFA)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ferran Torres mencetak gol penentu kemenangan pada babak perpanjangan waktu untuk membawa Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia FIFA 2026, Minggu, 19 Juli 2026 waktu setempat. Hasil tersebut memastikan La Roja kembali menjadi juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah.

    Bertanding di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil dominan dengan menguasai jalannya pertandingan, sementara Argentina lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.

    Peluang pertama lahir saat laga baru berjalan lima menit. Lamine Yamal menerima umpan dari Dani Olmo sebelum melepaskan tembakan mendatar yang masih mampu ditepis Emiliano Martinez. Kiper Argentina itu kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Spanyol sepanjang babak pertama.

    Memasuki babak kedua, tekanan La Roja semakin meningkat. Yamal kembali menjadi kreator serangan dengan mengirim umpan matang kepada Torres pada menit ke-67, namun sundulan sang penyerang masih tepat mengarah ke pelukan Martinez. Pau Cubarsi, Pedri, Nico Williams hingga Mikel Merino juga memaksa kiper Aston Villa tersebut melakukan serangkaian penyelamatan penting.

    Di sisi lain, Argentina kesulitan mengembangkan permainan di bawah tekanan Spanyol. Juara bertahan bahkan gagal melepaskan satu pun percobaan tembakan sepanjang 90 menit pertandingan.

    Situasi semakin sulit bagi Albiceleste ketika Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua pada penghujung waktu normal sehingga harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Bermain dengan 10 orang, Argentina tetap berusaha mempertahankan kedudukan hingga laga berlanjut ke babak tambahan.

    Gol yang dinantikan akhirnya tercipta pada menit ke-106. Berawal dari umpan silang Pedro Porro dari sisi kanan, Nico Williams menyundul bola ke tengah kotak penalti. Ferran Torres yang berdiri tanpa kawalan langsung menyambar bola dengan sepakan keras ke sudut atas gawang dan tak mampu dijangkau Martinez.

    Argentina mencoba membalas pada sisa waktu pertandingan, tetapi pertahanan disiplin Spanyol mampu menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.

    Kemenangan tersebut memastikan Spanyol kembali berdiri di puncak sepak bola dunia setelah terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada edisi 2010 di Afrika Selatan. La Roja juga menorehkan catatan impresif dengan menjadi tim pertama yang menjuarai Piala Dunia hanya dengan kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

    Selain membawa Spanyol meraih gelar dunia kedua, kemenangan ini juga mengantarkan pelatih Luis de la Fuente mencatat sejarah sebagai pelatih tertua yang berhasil menjuarai Piala Dunia pada usia 65 tahun.

    De la Fuente menilai anak asuhnya pantas menjadi juara setelah tampil konsisten sepanjang turnamen, meski harus menunggu hingga babak tambahan untuk memastikan kemenangan.

    “Saya merasa sangat bangga dengan generasi pemain ini yang telah tumbuh bersama dan menjadi sebuah keluarga. Mereka memiliki bakat luar biasa dan layak menjadi juara. Saya pikir pertandingan seharusnya bisa kami menangkan lebih cepat, tetapi Emiliano Martinez melakukan penyelamatan-penyelamatan hebat. Namun, ini adalah final Piala Dunia dan kami terus berjuang hingga akhirnya berhasil menang,” ujar De la Fuente.

    Atas penampilan gemilangnya di partai puncak, Ferran Torres dinobatkan sebagai Player of the Match setelah mencetak gol tunggal yang mengantarkan Spanyol kembali menguasai singgasana sepak bola dunia.

     

    Argentina Ferran Torres Piala Dunia 2026 Piala Dunia FIFA 2026 Sepak Bola Spanyol
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    432 Atlet Indonesia Siap Berlaga di 35 Cabor Asian Games Aichi-Nagoya 2026

    September 9, 2026

    Debut di Kejuaraan Dunia, Boccia Indonesia Bawa Pulang Tiga Emas dan Satu Perak

    September 8, 2026

    PWI Kaltim Dorong Gaya Hidup Sehat Wartawan Lewat Porwada

    September 7, 2026

    Dua Atlet Putri Triathlon Kutim Kuasai Podium Fun Run 5K Marang

    September 7, 2026

    Dua Emas dari Batam, Dua Talenta Muda Kaltim Siap Naik Level

    September 6, 2026

    FIFA Kucurkan USD 5,4 Juta, PSSI Bangun Pusat Pelatihan Nasional di IKN

    September 6, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan insentif guru triwulan II yang belum…

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,330 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.