Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    April 10, 2026

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Gema Ramadan, Andi Harun: Puasa Melatih Kesadaran dan Pengendalian Diri
    Pemkot Samarinda

    Gema Ramadan, Andi Harun: Puasa Melatih Kesadaran dan Pengendalian Diri

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaFebruari 23, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana Mushola Ar-Raudah Balaikota Samarinda setelah melaksanakan salat Zuhur (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun mengajak umat Muslim memaknai Ramadan bukan sekadar sebagai kewajiban ritual, tetapi sebagai proses pembentukan kesadaran dan pengendalian diri.

    Hal itu disampaikan Andi Harun dalam kegiatan Gema Ramadan Pemerintah Kota Samarinda di Balai Kota Samarinda Senin, 23 Februari 2026.

    Dalam tausiyahnya, Andi Harun mengutip QS Al-Hujurat ayat 14. Ia menjelaskan perbedaan penggunaan kata “amanu” (beriman) dan “aslamu” (berserah diri atau masuk Islam). Ayat tersebut, menurutnya, menjadi teguran bagi sekelompok Arab Badui yang menyatakan telah beriman, padahal keimanan itu belum benar-benar meresap dalam hati mereka.

    “Allah memerintahkan Nabi untuk menyampaikan bahwa mereka baru sebatas tunduk atau berislam, belum sampai pada derajat iman, karena iman itu belum masuk ke dalam qalbu,” jelasnya.

    Ia menekankan bahwa dalam Al-Qur’an, panggilan kepada orang-orang beriman menunjukkan kedudukan istimewa sekaligus tanggung jawab yang besar. Dalam konteks puasa, Al-Qur’an menggunakan kata “kutiba” (diwajibkan), yang menurutnya mengandung makna perintah yang kokoh dan tertulis.

    Lanjutnya, puasa sendiri bukan tradisi baru dalam Islam. Ia menyebutkan praktik puasa telah ada sejak umat-umat terdahulu, bahkan sebelum Ramadan diwajibkan pada tahun kedua hijrah. Tradisi itu menjadi sarana pensucian jiwa dari masa ke masa.

    Tujuan utama puasa, kata Andi Harun adalah “la’allakum tattaqun” agar menjadi pribadi yang bertakwa. Namun, ia mengingatkan bahwa takwa bukan sekadar melaksanakan perintah dan menjauhi larangan secara formal.

    “Akar kata takwa itu bermakna melindungi diri, membentengi diri, bersikap protektif terhadap hal-hal yang bisa melalaikan kita dari Allah,” ujarnya.

    Menurutnya, puasa melatih setidaknya tiga lapisan kesadaran. Pertama, kesadaran ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Kedua, kesadaran atas keterbatasan diri, bahwa tidak semua keinginan harus dipenuhi. Ketiga, kesadaran untuk mengendalikan kehendak dan ego, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga setelahnya.

    Ia menegaskan bahwa ketidakmampuan mengendalikan diri sering kali menjadi pintu masuk berbagai penyimpangan, termasuk tindakan yang merugikan diri sendiri dan keluarga.

    “Keinginan yang tidak terkendali bisa menjerumuskan. Karena itu, puasa adalah latihan membangun perisai diri agar kita tidak lalai,” tegasnya.

    Melalui Gema Ramadan ini, Pemerintah Kota Samarinda berharap nilai-nilai spiritual yang tumbuh selama bulan suci dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

     

    andi h Gema Ramadan Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026

    Guru Dan Tenaga Kesehatan Dibutuhkan, 350 Formasi ASN 2026 Diajukan ke KemenPAN-RB

    April 9, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Penataan Reklame, Utamakan Estetika dan Ketertiban Kota

    April 6, 2026

    Bantuan Parpol Samarinda Naik Jadi Rp7.500 per Suara, Penyaluran Tetap Selektif

    April 6, 2026

    Ikon Baru, Andi Harun Wujudkan Taman Jembatan Mahakam Secara Bertahap

    Maret 26, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    WFH Pemkot Samarinda Mulai 17 April, Dadi Herjuni: ASN Tetap Wajib Disiplin Meski dari Rumah

    Ratu ArifanzaApril 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan kebijakan Work From Home (WFH) akan mulai…

    49 Ribu Warga Samarinda Terancam Kehilangan JKN, Pemkot Tolak Keras Kebijakan Pemprov Kaltim

    April 10, 2026

    Borneo FC Hadapi Tantangan Logistik, Pelatih Pastikan Tim Tetap Siap Raih Hasil Maksimal

    April 10, 2026

    PAD Samarinda Triwulan I 2026 Lampaui Target, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama

    April 10, 2026

    Pemkot Samarinda Terapkan WFH Setiap Jumat, Andi Harun: Tidak Sekadar Formalitas

    April 10, 2026
    1 2 3 … 3,048 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.