Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Agustus 25, 2026

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Samarinda»Fokus Evaluasi dan Adaptasi, Wali Kota Samarinda Tekankan Efisiensi di Tengah Tekanan Fiskal
    Samarinda

    Fokus Evaluasi dan Adaptasi, Wali Kota Samarinda Tekankan Efisiensi di Tengah Tekanan Fiskal

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMaret 30, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancara awak media (Insitekaltim/ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh dan strategi adaptasi dalam menghadapi tekanan fiskal yang semakin sempit.

    Hal itu disampaikan Andi Harun saat penyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan 1 Tahun 2026 Dengan Agenda Penyampaian LKPJ Wali Kota Samarinda Tahun Anggaran 2025 Kepada DPRD Samarinda, Senin 30 Maret 2026.

    Andi Harun menekankan LKPj bukan sekadar laporan angka, melainkan gambaran utuh kinerja pemerintah daerah, mulai dari perencanaan hingga realisasi anggaran, serta pelaksanaan program pembangunan dan berbagai tantangan yang dihadapi.

    “Yang kita laporkan bukan hanya realisasi anggaran, tetapi juga bagaimana pelaksanaan pembangunan dan tantangan ekonomi maupun sosial yang kita hadapi,” ujarnya.

    Setelah LKPj disampaikan, DPRD akan melakukan evaluasi melalui panitia khusus (pansus) dan menghasilkan rekomendasi strategis yang wajib ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

    Menurutnya, proses tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berkelanjutan.

    “Rekomendasi DPRD itu nanti akan kita tindak lanjuti dan dilaporkan kembali pada LKPJ tahun berikutnya,” jelasnya.

    Terkait kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), Andi Harun menegaskan bahwa tidak ada penilaian secara parsial terhadap satu instansi tertentu. Ia menyebut kinerja pemerintah merupakan hasil kerja kolektif seluruh OPD.

    “Setiap OPD punya kelebihan dan kekurangan. Evaluasi kita lakukan secara menyeluruh dengan ukuran utama target kinerja yang sudah ditetapkan di awal tahun,” katanya.

    Ia juga mengakui kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi tantangan berat akibat tekanan ruang fiskal. Oleh karena itu, pemerintah menerapkan dua strategi utama, yakni efisiensi belanja dan optimalisasi pendapatan daerah.

    Efisiensi, menurutnya bukan berarti menghentikan belanja, melainkan mengatur prioritas dengan lebih ketat.

    “Efisiensi itu bukan berhenti belanja, tapi mengutamakan yang prioritas dan menunda yang tidak prioritas. Itu bagian dari adaptasi,” tegasnya.

    Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, meskipun diakui tidak mudah karena keterbatasan kewenangan daerah.

    Ia mencontohkan sektor pajak seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang memiliki potensi, namun kebijakan kenaikan tarif dinilai belum tepat dilakukan dalam kondisi daya beli masyarakat saat ini.

    “Bukan soal menghindari tekanan masyarakat, tapi memang kondisi ekonomi belum memungkinkan untuk menambah beban,” ungkapnya.

    Dalam kondisi tersebut, Andi Harun menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kemampuan fiskal daerah, agar tidak terjadi defisit yang berlebihan.

    Ia juga menegaskan bahwa belanja daerah tetap difokuskan pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, sesuai arahan pemerintah pusat.

    Dengan pendekatan tersebut, Pemerintah Kota Samarinda berupaya menjaga stabilitas keuangan sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan anggaran.

    “Kita harus mampu beradaptasi. Kalau tidak, tekanan fiskal bisa semakin berat dan berdampak pada pembangunan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Sungai Mahakam Hadapi Masalah Alur hingga Tata Kelola, Pengelolaan Terpadu Dinilai Mendesak

    Agustus 7, 2026

    150 Anak Jadi Tersangka Narkoba dalam 10 Bulan, BNN Dorong Penguatan Rehabilitasi

    Juli 20, 2026

    Rooftop Pasar Pagi Bakal Jadi Kafe Panorama Sungai Mahakam

    Juli 19, 2026

    42 Calon Paskibraka Samarinda Digembleng Disiplin, Integritas, dan Jiwa Bela Negara

    Juli 17, 2026

    Kemiskinan Samarinda Turun, Serapan Anggaran Dinsos Baru 31 Persen

    Juli 15, 2026

    BUMRT Bakal Kelola Kandang Anti Bau, Varia Niaga Siapkan Model Bisnis dan Pendampingan

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kasus ISPA di Samarinda Naik 22,8 Persen, Dinkes Minta Warga Waspada Dampak Karhutla

    Ratu ArifanzaAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mencatat adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan…

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Prabowo Respons Kebutuhan Sumsel, 500 Sumur Bor dan APD Disiapkan

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.