Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    September 26, 2026

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Tokoh»Ferry Curtis Versus Gadget Anak, Cukup Beri Contoh Rajin Membaca
    Tokoh

    Ferry Curtis Versus Gadget Anak, Cukup Beri Contoh Rajin Membaca

    LarasBy LarasOktober 15, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ferry Curtis (kanan) bersama Sakti Curtis (kiri)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Musikus Indonesia Ferry Curtis hadir di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menghibur para pecinta literasi dalam acara Gebyar Anugerah Literasi, yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim.

    Bersama sang anak, Sakti Curtis, Ferry menghibur para partisipan yang hadir dengan membawakan lagu berjudul Mari Membaca. Dilengkapi gerakan tangan seolah mengajak untuk membalikkan tiap lembar buku, Ferry bernyanyi bersemangat diikuti oleh peserta.

    “Yo ayo ke pustaka. Yo ayo mari membaca. Guru yang hebat senang membaca. Murid yang pandai selalu membaca. Pemimpin besar pasti membaca. Bangsa yang maju bangsa pembaca,” ajakan Ferry dalam lagunya.

    Dalam sesi talkshow inspiratif, Ferry bercerita tentang bagaimana kekhawatirannya terhadap generasi muda saat ini. Membaca, sudah menjadi barang langka. Melihat anak-anak dengan gadget, lebih sering dilihat ketimbang anak-anak yang memegang buku.

    Kekhawatiran ini makin dirasakannya ketika sang buah hati mulai beranjak ke jenjang sekolah dasar. Tetapi, ia tidak ingin berputus harapan. Membaca akan berakar kuat apabila ada peran-peran orang tua dan guru di dalamnya.

    “Khawatir juga. Tapi kalau lingkungannya juga suka membaca, orang tua mencontohkan, guru mencontohkan, maka anak pasti ngikut,” ujarnya di Ballroom Hotel Bumi Senyiur, Senin (14/10/2024).

    Diceritakan Ferry pengalamannya beralih menjadi musikus yang fokus pada literasi. Ia mendapat pertanyaan dari banyak pihak apakah hal ini membuahkan hasil, dirinya menjawab tegas bahwa hasil tak selalu materi.

    “Kalau semua dilihat dari materi, ya tidak akan habis dunia ini,” katanya.

    Ferry yang dahulu gemar menulis lagu bertemakan cinta, saat ini ingin mengubah citranya menjadi penulis lagu yang fokus di literasi. Ia ingin meninggalkan karya yang dapat dikenang orang banyak melalui manfaatnya.

    “Kalau lagu cinta pasti semua orang mudah tertarik, tapi lagu literasi memang belum tentu. Tetapi manfaatnya bisa bertahan lama,” ungkapnya.

    Diakui Ferry, menulis lagu terkait literasi sangatlah sulit. Tidak seperti lagu kebangsaan dan lagu bertema emosi seperti galau dan cinta, literasi memang tidak begitu populer di telinga masyarakat.

    Namun, melihat bagaimana keinginannya mengajak masyarakat, utamanya generasi muda untuk membaca itulah yang membuatnya terus semangat.

    Sebagaimana semangatnya itu, Ferry berharap banyak masyarakat yang termotivasi dan membawa mereka kembali gemar membaca. Bahkan lebih baik lagi, mampu mencontohkan itu kepada generasi muda.

    “Mari kita galakkan lagi membaca, ajak generasi muda kita melalui contoh dari kita. Membaca itu mengasyikkan,” tutup Ferry.

    DPK Kaltim Ferry Curtis Gebyar Anugerah Literasi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Hadapi Hoaks dan AI, Literasi Informasi Jadi Tantangan Pendidikan di Era Digital

    September 24, 2026

    Kaltim Kekurangan Jutaan Judul Buku untuk Capai Rasio Ideal Perpusnas

    September 18, 2026

    Kunjungan Anak Muda ke Perpustakaan Kaltim Meningkat, Koleksi Buku Masih Terbatas

    September 18, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    Bayu Surya Nahkodai JMSI Kaltim, Siap Teruskan Jejak Mohammad Sukri

    Juni 8, 2026

    IKAMBA Kaltim Perkuat Solidaritas Lewat Pesta Sekolah, Dana Capai Puluhan Juta

    Mei 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemitraan PT Swakarsa Capai 5.223 Hektare, Warga yang Tak Punya Lahan Belum Terakomodasi

    AminahSeptember 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sejumlah warga di wilayah Wahau–Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur, mempertanyakan akses mereka terhadap…

    Api Kembali Muncul di Talang Sari, Diduga Masih Ada Bara Batubara di Dalam Tanah

    September 25, 2026

    Hujan Mulai Guyur Utara dan Barat Kaltim, BMKG Prediksi Penguatan Curah Hujan Oktober–November

    September 25, 2026

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,364 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.