Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kukar»Efek Domino Perang Tarif AS, Kadis Disperindag: Laju Inflasi di Kukar Masih Terkendali
    Diskominfo Kukar

    Efek Domino Perang Tarif AS, Kadis Disperindag: Laju Inflasi di Kukar Masih Terkendali

    VinsensiusBy VinsensiusApril 9, 2025Updated:April 9, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) Sayid Fathullah.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar– Kebijakan penerapan tarif impor sebesar 10 persen untuk semua barang impor, disusul dengan tarif tambahan sebesar 32 persen yang dikumandangkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump beberapa waktu lalu diprediksi bakal memiliki efek domino pada sektor ekonomi makro dan mikro Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Sayid Fathullah menerangkan bila dicermati secara seksama, ekonomi makro ditilik dari aspek globalisasi dipengaruhi oleh perang tarif. Kebijakan perang tarif dari Pemerintah Amerika Serikat yang menaikkan beberapa item bahan-bahan impor sangat berpengaruh terhadap ekonomi kita secara makro. Sedangkan, secara mikro belum dirasakan dampaknya.

    “Meskipun saat ini untuk konteks bahan makanan belum terasa dampaknya, tapi nanti berpotensi naik. Hal ini disebabkan karena barang-barang yang ada memiliki rantai distribusi,” prediksi Sayid Fathullah, Rabu 9 April 2025 di Kantor Disperindag Kukar.

    Ia mencontohkan jika nanti harga bahan bakar minyak (BBM) melonjak, maka bukan tidak mungkin harga item-item lain juga berpotensi turut meningkat. Meski begitu, paradigma berpikir dengan bertitik tolak pada kebijakan perang tarif untuk sementara belum memiliki implikasi dan relevansi nyata di Kabupaten Kutai Kartanegara, sebab saat ini Pemerintah Kabupaten Kukar masih mampu mengendalikan inflasi dengan baik.

    Menurutnya, hal ini dipengaruhi oleh dua faktor. Pertama, daya beli masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara yang masih kuat. Kedua, tidak ada panic buying. Selain itu, sambungnya, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara juga secara konsisten dan terus menerus melaksanakan operasi pasar murah yang tersebar di 20 kecamatan. Menariknya, operasi pasar murah menuai respons positif dan disambut baik oleh masyarakat luas.

    “Dan, itu signifikan menekan inflasi kita. Dengan demikian, inflasi di Kukar itu berada di bawah inflasi nasional dan sedikit berada di atas inflasi Kaltim,” bebernya.

    Menurut Sayid keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menekan laju inflasi tetap dipertahankan selama kurun waktu beberapa tahun terakhir ini. Atas kinerja positif dan pencapaian prestasi tersebut, Pemkab Kukar kemudian menyabet penghargaan dari pemerintah pusat.

    Kendati demikian, orang nomor satu di Disperindag Kukar itu tak menampik adanya lonjakan harga kebutuhan bahan pokok. Tren kenaikan harga bahan pokok ini hampir terjadi di seluruh Indonesia dan bukan hanya di Kukar atau Kaltim saja.

    “Fenomena lonjakan harga ini terjadi setiap tahun khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN),” katanya.

    Ia menambahkan meski demikian, hal itu hanya bersifat temporer. Sedangkan, setelah Lebaran harga cenderung turun. (Adv)

    Disperindag Kukar HKBN Inflasi Sayid Fathullah
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Vinsensius

    Related Posts

    Inflasi Kaltim Juli 2026 Capai 3,31 Persen, Samarinda Tertinggi di Antara Daerah Cakupan IHK

    Agustus 7, 2026

    Kebutuhan Pokok Samarinda 90 persen Masih Dipasok dari Luar, Dorong Inflasi Jadi 3,53 Persen

    Juli 26, 2026

    Inflasi Samarinda Capai 3,53 Persen, Pemkot Perkuat Pengawasan Pangan dan Distribusi

    Juli 14, 2026

    BI Pastikan Kondisi Kaltim Tetap Terkendali, Inflasi Juni 2026 Capai 3,20 Persen

    Juli 5, 2026

    Inflasi Kaltim Naik Jadi 3,20 Persen di Juni 2026, Samarinda Tertinggi

    Juli 2, 2026

    Heni Purwaningsih Pastikan: Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Inflasi dan Harga Barang di Kaltim

    Juni 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Nur AjijahAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Skrining menjadi salah satu kunci dalam menekan angka penularan dan kematian akibat…

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026

    Bukan Sekadar Kompetisi, IWL 2026/2027 Jadi Jalan Pemain Putri Menuju Timnas

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,274 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.