Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Minta Keadilan DBH, Pusat Jangan Tutup Mata atas Kerusakan Kaltim
    DPRD Kaltim

    DPRD Minta Keadilan DBH, Pusat Jangan Tutup Mata atas Kerusakan Kaltim

    SittiBy SittiJuli 21, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah pusat diminta tidak menutup mata terhadap kerusakan lingkungan yang dialami Kalimantan Timur (Kaltim) akibat aktivitas tambang dan kehutanan. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono mendorong alokasi dana bagi hasil (DBH) yang lebih adil sebagai bentuk tanggung jawab atas beban ekologis yang ditanggung daerah penghasil.

    Perjuangan Kaltim untuk mendapatkan hak atas DBH dari Pajak Penggunaan Kawasan Hutan (PKH) dan Pajak Penjualan Hasil Tambang (PHT) masih berlangsung. Kaltim menjadi lumbung energi nasional, tetapi pembagian pendapatan belum sebanding dengan dampak kerusakan yang terjadi di lapangan.

    “Nah ini kan masih berjuang ya, khususnya Kalimantan, dan Kalimantan Timur termasuk PKH dan PHT yang sekarang masih terus diperjuangkan,” ujar Sapto saat ditemui di Samarinda, Sabtu 19 Juli 2025

    Menurutnya, kerusakan lingkungan, ekosistem, dan ekologi akibat kegiatan ekstraktif sebagian besar terjadi di Kalimantan Timur. Namun, sebagian besar pendapatan justru mengalir ke pusat. Daerah penghasil tetap memikul tanggung jawab pemulihan tanpa dukungan fiskal yang memadai.

    “Kerusakan lingkungannya di sini, tapi dananya dinikmati pusat. Ini tidak adil,” ucap politisi Partai Golkar itu.

    Sapto mendorong agar perjuangan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dalam menyuarakan DBH ke tingkat nasional didukung oleh seluruh elemen di daerah. Menurutnya, dukungan politik dari legislatif sangat penting agar tuntutan fiskal ini menjadi prioritas bersama.

    “Kalau hak ini diberikan secara proporsional, tentu APBD Kaltim akan lebih kuat. Kita bisa benahi pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dengan lebih maksimal,” tambahnya.

    Ia menyarankan agar Pemprov Kaltim terus memperkuat pendekatan strategis dan diplomasi fiskal dengan pemerintah pusat. Langkah ini penting agar isu DBH tidak berhenti pada retorika, tapi berlanjut menjadi kebijakan konkret yang menguntungkan daerah.

    Isu keadilan DBH kini menjadi perhatian banyak kepala daerah di Kalimantan. Ketimpangan antara kontribusi dan alokasi kembali ke daerah sering menjadi sorotan dalam berbagai forum nasional. Kaltim disebut sebagai salah satu provinsi dengan kontribusi besar, tapi masih menerima DBH yang belum sebanding.

    Gubernur Rudy Mas’ud dalam beberapa kesempatan juga menjadikan isu ini sebagai bagian dari agenda utama pemerintahannya. Perjuangan mendapatkan hak DBH bukan hanya soal anggaran, tetapi juga keadilan pembangunan dan pengakuan terhadap peran daerah dalam menopang ekonomi nasional.

    DPRD Kaltim berharap pemerintah pusat segera merespons tuntutan ini secara serius. DBH yang lebih adil diyakini mampu memperkuat fiskal daerah dan menjadi langkah konkret dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah penghasil.

    DBH PKH Sapto Setyo Pramono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Isu Bankeu Dinolkan, DPRD Samarinda Dorong Kemandirian Fiskal Daerah

    April 1, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    Andika SaputraApril 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026

    Aksi Nyata Mahasiswa, 8 Organisasi Bersatu Galang Dana untuk Korban Kebakaran Batu Ampar

    April 12, 2026

    Tiga Motor Terbakar di Dealer Yamaha Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    April 12, 2026

    Masyarakat Jadi Kunci, Populasi Pesut Mahakam Mulai Tumbuh Perlahan

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,052 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.