Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Minta Hasil Reses Diterjemahkan dalam Anggaran SKPD
    DPRD Kaltim

    DPRD Minta Hasil Reses Diterjemahkan dalam Anggaran SKPD

    SittiBy SittiAgustus 5, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas’ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud meminta seluruh hasil reses anggota dewan ditindaklanjuti secara konkret dalam penyusunan anggaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Hasil reses dianggap sebagai cerminan kebutuhan riil masyarakat yang harus masuk ke dalam proses perencanaan dan penganggaran daerah.

    “Dari LKPJ dimasukkan ke dalam KUA, setelah itu dia masuk ke dalam RKA SKPD. Ada 46 SKPD yang nanti dikolaborasikan menjadi rencana anggaran pendapatan belanja daerah,” ujar Hasanuddin usai Rapat Paripurna ke-28 di Gedung B DPRD Kaltim, Senin 4 Agustus 2025.

    Menurutnya, pokok-pokok pikiran hasil reses perlu dijadikan bagian dari dokumen LKPJ yang kemudian menjadi dasar pembentukan kerangka acuan umum (KUA) dan rencana kerja dan anggaran (RKA) di masing-masing SKPD.

    Harapan besar diarahkan agar semua aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses tidak hanya berhenti sebagai catatan seremonial. Aspirasi itu perlu diformulasikan menjadi program yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan warga.

    “Semua ini harus masuk dalam RKPD. Harapan kita, tidak ada satu pun aspirasi yang terabaikan, apalagi jika itu menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

    Dalam masa sidang II tahun 2025, seluruh anggota DPRD telah turun ke daerah pemilihan masing-masing untuk menggelar reses. Berbagai kebutuhan disuarakan oleh masyarakat, antara lain perbaikan jalan lingkungan, pembangunan jembatan penghubung, penyediaan air bersih, kekurangan ruang kelas, ketersediaan tenaga pengajar, hingga layanan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

    Di sektor ekonomi, pelaku UMKM dan petani lokal meminta akses pelatihan, permodalan, serta pemasaran produk agar bisa bersaing secara lebih baik.

    Hasanuddin menyoroti pentingnya proses penganggaran yang partisipatif. Kegiatan reses bukan sekadar forum penyerapan aspirasi, tetapi juga bagian dari sistem representasi rakyat yang harus berujung pada kebijakan anggaran berbasis kebutuhan lapangan.

    “Kalau kita hanya dengar aspirasi tapi tidak masuk dalam RKA, sama saja dengan tidak menindaklanjuti. Tugas kita adalah mengawal agar itu terakomodasi,” katanya.

    Seluruh fraksi telah menyerahkan laporan reses masing-masing dalam forum paripurna. Proses ini menjadi langkah awal untuk memastikan aspirasi rakyat terintegrasi secara formal ke dalam proses perencanaan daerah.

    Hasanuddin menutup dengan ajakan agar kolaborasi antarlembaga diperkuat. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya hadir dalam bentuk program, tetapi juga terasa dalam kehidupan nyata masyarakat.

    Hasanuddin Mas'ud LKPj SKPD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Fokus Evaluasi dan Adaptasi, Wali Kota Samarinda Tekankan Efisiensi di Tengah Tekanan Fiskal

    Maret 30, 2026

    Andi Harun Paparkan LKPJ 2025, Kinerja Fiskal Kuat dan IPM Samarinda Tertinggi di Kaltim

    Maret 30, 2026

    Gubernur Rudy Mas’ud Sampaikan LKPj 2025, Pendapatan Terealisasi 92,61 Persen

    Maret 30, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu…

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Dikejar Keterbatasan Anggaran, Samarinda Genjot Pariwisata Lewat Branding dan Inovasi

    Maret 31, 2026

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Pengembangan Desa Wisata, Kampung Tenun Samarinda Jadi Percontohan

    Maret 31, 2026

    Borneo FC Matangkan Strategi Hadapi Madura United, Lefundes Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.