Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Domino Naik Kelas! Kejuaraan ORADO Kaltim Jadi Panggung Lahirkan Atlet Menuju Nasional
    Olahraga

    Domino Naik Kelas! Kejuaraan ORADO Kaltim Jadi Panggung Lahirkan Atlet Menuju Nasional

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 11, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal saat foto bersama dengan Ketua ORADI Kaltim Muh Awaluddin dan jajaran pengurus ORADO (Insetkaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kejuaraan Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kalimantan Timur (Kaltim) tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan membangun potensi atlet menuju level nasional.

    Ketua ORADO Kaltim Muh Awaluddin menegaskan, domino bukan sekadar permainan, melainkan sarana pembelajaran kehidupan yang sarat nilai kebersamaan, strategi, dan sportivitas.

    Baginya, permainan domino mencerminkan efek kehidupan yang saling terhubung, di mana setiap langkah membutuhkan kerja sama, interaksi, dan kemampuan membaca situasi.

    “Domino mengajarkan kerja sama dengan pasangan, menyusun strategi, dan yang terpenting menjunjung sportivitas. Menang tidak boleh sombong, kalah tidak boleh berkecil hati,” ujarnya, Sabtu 11 April 2026.

    Kejuaraan yang diikuti oleh peserta terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim yang telah melalui proses seleksi di daerah masing-masing diharapkan akan mengirim atlet terbaik untuk mengikuti kejuaraan nasional, yang dijadwalkan berlangsung di Bogor pada April mendatang.

    “Kami yakin potensi atlet Kaltim sangat besar. Kami mohon dukungan semua pihak agar bisa membawa nama baik daerah di tingkat nasional. Harapan agar olahraga domino ke depan dapat diakui secara lebih luas sebagai cabang resmi yang mampu melahirkan atlet berprestasi,” tutunya.

    Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kadispora  Kaltim Muhammad Faisal menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut.

    Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter, termasuk melatih konsentrasi, kesabaran, serta kemampuan berpikir strategis.

    “Domino bukan hanya permainan tetapi olahraga pikir yang melatih ketelitian, kesabaran, dan kemampuan membaca situasi,” ujarnya.

    Pihaknya turut mendukung penuh pengembangan potensi generasi muda, baik di bidang akademik, seni, maupun olahraga, termasuk domino. Menurutnya, kejuaraan seperti ini penting untuk menjaring bibit atlet yang nantinya dapat berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.

    Ia juga menyinggung peluang domino untuk masuk dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke depan, dengan syarat telah mengikuti kejuaraan nasional secara konsisten.

    “Mudah-mudahan ke depan domino bisa ikut PON dan menyumbang medali untuk Kalimantan Timur,” katanya.

    Tak lupa mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam pengelolaan organisasi dan kompetisi olahraga. Sebab, prestasi tidak akan tercapai tanpa kepengurusan yang solid, kompetisi yang rutin, serta sistem pembinaan yang berkelanjutan.

    “Kalau kepengurusan tidak solid, sulit melahirkan prestasi. Kompetisi juga harus sering dilakukan,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan agar setiap kompetisi dijalankan secara jujur dan adil, tanpa intervensi yang dapat merusak sportivitas.

    “Siapa yang menang, dialah yang terbaik. Jangan dicederai dengan kepentingan lain,” ujarnya.

    Selain itu ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas wasit dan pelatih melalui pelatihan berkelanjutan agar mampu mengikuti perkembangan aturan dan standar kompetisi.

    Tak kalah penting pembinaan atlet usia dini juga dinilai menjadi kunci keberhasilan jangka panjang dalam mencetak atlet berprestasi.

    “Kita harus mulai dari bawah, dari usia dini, agar ke depan tidak kesulitan mencari atlet,” jelasnya.

    Ia juga menyinggung tantangan dalam pembinaan atlet saat ini, termasuk pengaruh lingkungan dan keterlibatan orang tua yang terkadang berlebihan dalam proses latihan.

    Meski demikian ia optimistis dengan pembinaan yang tepat dan dukungan semua pihak, olahraga domino di Kaltim dapat berkembang pesat dan berkontribusi bagi prestasi daerah.

    Di akhir kegiatan peserta diharapkan tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas, kebersamaan, serta menjadikan kejuaraan sebagai ajang belajar dan memperluas persaudaraan.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026

    Larangan Atlet Emas PON di Porprov, Samarinda Khawatir Target Juara Umum Terganggu

    September 24, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    September 21, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Makin Dekat, Samarinda Keluhkan SK Cabor dan THB Belum Terbit

    September 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    Ratu ArifanzaSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kekayaan kuliner tradisional Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu potensi yang terus…

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,369 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.