Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemadaman Listrik Kaltim Ditarget Berakhir Desember, Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional Tak Disetujui

    November 5, 2026

    TPP Empat Bulan Rp108,5 Miliar Akhirnya Cair, Ribuan Nakes RSUD di Kaltim Menunggu Dana Masuk Rekening

    November 5, 2026

    Cegah Stunting Lewat Pekarangan, DPPKB Samarinda Libatkan 30 Keluarga dalam Program GENTING Non-Nutrisi

    November 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskes Kutim Usulkan TCM-B Milik RSUD Kudungga Bisa Jadi Alat Tes Cepat Covid-19
    Advertorial

    Diskes Kutim Usulkan TCM-B Milik RSUD Kudungga Bisa Jadi Alat Tes Cepat Covid-19

    AdminBy AdminApril 14, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Nanda – Editor – Redaksi
    Insitekaltim, Sangatta – Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur (Kutim) dr. Bahrani Hasanal mengatakan saat ini tengah mengusulkan penginstalan ulang alat Tes Cepat Molekular (TCM) Tuberkulosis milik RSUD Kudungga Kutim kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, agar bisa digunakan sebagai alat tes  cepat untuk Covid-19.
    Mengingat setelah mendapat kabar dari Kemenkes RI, bahwa alat TCM yang biasa digunakan bagi penderita Multidrug Resistant Tuberkulosis (MDR-TB), ternyata bisa digunakan sebagai alat Tes Cepat Molekular Covid-19, setelah sebelumnya dilakukan penginstalan ulang dan penambahan reagen,” ungkapnya kepada awak media, Senin (13/4/2020).
    “Dari informasi yang kami dapat ternyata alat TCM, yang biasanya digunakan untuk pasien MDR-TB (Multidrug Resistant Tuberkulosis, red) dapat digunakan untuk TCM Covid-19. Namun harus diinstall ulang terlebih dahulu. Kami bersama Dinkes Kaltim sudah bersurat kepada pusat agar alat TCM-TB yang ada di setiap rumah sakit di Kaltim, bisa dilakukan penginstalan ulang,” terangnya.
    Dikatakan, Bahrani bahwa saat ini hampir semua rumah sakit besar di Indonesia dan Kaltim pada khususnya sudah memiliki alat TCM-TB, termasuk RSUD Kudungga. Jika memang nantinya proses penginstalan ulang sudah dilakukan dan memang bisa berfungsi, maka tentu akan semakin mempercepat proses pemeriksaan dan diagnosa pasien ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kutim, baik yang saat ini tengah menjalani rawai inap maupun yang melakukan isolasi mandiri di rumah.
    “Saat ini yang membuat lamban adalah setiap sampel hasil tes swab PDP Covid-19, harus dikirim ke Surabaya atau Jakarta dan membutuhkan waktu hampir seminggu. Mulai dari proses pengiriman sampel hingga hasilnya. Jika memang nantinya alat tes TBC (Tuberkulosis, red) ini sudah bisa digunakan sebagai alat tes cepat Covid-19 . Maka dalam waktu 6 jam sudah bisa diketahui hasilnya. Apakah pasien tersebut positif  atau negatif,” jelasnya.
    Lebih jauh,jika semua daerah di Indonesia bisa melakukan pengetesan cepat Covid-19, dengan metode VCR, maka selain memudahkan penanganan atau tindakan medis, juga akan mempengaruhi angka perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia. Saat ini, jumlah temuan positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai angka di atas 4.500 kasus.
    Sementara yang dinyatakan sembuh sebanyak 380 kasus dan meninggal 399 kasus. Namun jika bisa dilakukan pemeriksaan secara cepat dan massal di semua daerah, maka kemungkinan angka temuan positif  bisa terdeteksi secara cepat sehingga asumsi kematian akibat virus ini hanya 2 persen, bisa tercapai di Indonesia.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Cegah Stunting Lewat Pekarangan, DPPKB Samarinda Libatkan 30 Keluarga dalam Program GENTING Non-Nutrisi

    November 5, 2026

    134 Ribu Warga Samarinda Jadi Penerima MBG, Pemkot Perkuat Pengawasan hingga Limbah SPPG

    November 5, 2026

    Jangan Abaikan Keselamatan Listrik, Ini Tips Dari Disdamkar Samarinda Mencegah Kebakaran Rumah

    November 5, 2026

    Kunjungan Rumah Adat Samarinda Turun 31,8 Persen, Faktor Kualitas Udara Jadi Perhatian

    November 5, 2026

    FKUB Kecamatan Palaran Terbentuk, Lengkapi Kepengurusan di 10 Wilayah Samarinda

    November 5, 2026

    Matangkan Perencanaan 2028, Kelurahan Sidodamai Ikuti Sosialisasi Juknis Musrenbang

    November 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemadaman Listrik Kaltim Ditarget Berakhir Desember, Usulan Karhutla Jadi Bencana Nasional Tak Disetujui

    AminahNovember 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemadaman listrik bergilir yang masih dirasakan masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) ditargetkan berakhir…

    TPP Empat Bulan Rp108,5 Miliar Akhirnya Cair, Ribuan Nakes RSUD di Kaltim Menunggu Dana Masuk Rekening

    November 5, 2026

    Cegah Stunting Lewat Pekarangan, DPPKB Samarinda Libatkan 30 Keluarga dalam Program GENTING Non-Nutrisi

    November 5, 2026

    134 Ribu Warga Samarinda Jadi Penerima MBG, Pemkot Perkuat Pengawasan hingga Limbah SPPG

    November 5, 2026

    Jangan Abaikan Keselamatan Listrik, Ini Tips Dari Disdamkar Samarinda Mencegah Kebakaran Rumah

    November 5, 2026
    1 2 3 … 3,429 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.