Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyambut baik kunjungan Kedutaan Besar Amerika Serikat dalam rangka Program Roadshow ke Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) yang digelar di Balai Kota Samarinda Rabu, 4 Februari 2026.
Kepala Disdikbud Kota Samarinda Asli Nuryadin mengatakan, kunjungan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM) khususnya sektor pendidikan.
“Perwakilan Amerika melalui kedubes khususnya bidang pengembangan SDM pendidikan hadir bersama kepala SMA Prestasi. Prinsipnya Pak Wali Kota sangat happy dan welcome dengan tawaran beberapa program yang disampaikan,” ujarnya usai kegiatan.
Asli menjelaskan, kerja sama tersebut masih dalam tahap awal dan akan dirumuskan lebih lanjut melalui mekanisme nota kesepahaman (MoU). Saat ini, detail teknis program masih diolah oleh tim dan akan dibahas dalam beberapa hari ke depan bersama Disdikbud Kota Samarinda.
“Detail teknisnya belum hari ini tapi nanti akan ditindaklanjuti. Pak Wali Kota ingin SMA Prestasi menjadi sekolah model atau champion, tidak hanya di Samarinda tetapi juga di Kalimantan Timur (Kaltim),” katanya.
Ia menyebutkan, bentuk kerja sama yang memungkinkan antara lain program pertukaran guru dan siswa (exchange), pelatihan tenaga pendidik, hingga fasilitasi lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Amerika Serikat.
“Kita bisa memfasilitasi universitas di Amerika yang bagus dan sesuai dengan kebutuhan Pemkot Samarinda, misalnya untuk pengembangan smart city, komputer, engineering, atau sektor pendukung kota perdagangan, industri, dan jasa,” jelasnya.
Menurut Asli, fokus kerja sama ini sangat relevan karena menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak jenjang pendidikan menengah atas.
“SDM itu salah satunya dibentuk dari sektor pendidikan. Universitas itu kan asalnya dari SMA. Nah, kita punya SMA Prestasi yang dinilai sangat potensial,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak Kedutaan Besar AS sebelumnya juga pernah berkunjung dan memberikan apresiasi terhadap SMA Prestasi Samarinda, meski sekolah tersebut tergolong baru.
“Mereka mengapresiasi kemampuan bahasa Inggris siswa yang bagus dan prestasinya juga baik. Itu yang membuat peluang kerja sama ini kemungkinan besar akan di-follow up,” katanya.
Ke depan, Disdikbud Samarinda membuka peluang berbagai bentuk tindak lanjut kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
“Apakah nanti berupa diklat guru, kepala sekolah, pertukaran guru atau pertukaran murid, semuanya masih kemungkinan. Prinsipnya, kerja sama ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan dan pembangunan Kota Samarinda,” pungkas Asli.

