Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    July 29, 2026

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026

    Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah

    July 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah
    Pemerintah

    Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah

    R’syaBy R’syaJuly 29, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Achmad Rasyidi (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membangun budaya siaga bencana sejak bangku sekolah melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS).

    Upaya tersebut dilakukan karena literasi kebencanaan dinilai perlu ditanamkan sejak dini agar siswa memiliki kesiapsiagaan dan mampu mengambil tindakan yang tepat saat menghadapi kondisi darurat.

    Mewakili Kepala Dinsos Kaltim, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Achmad Rasyidi mengatakan, program TMS merupakan bagian dari upaya prabencana untuk mengenalkan manajemen penanggulangan bencana kepada peserta didik.

    “Program ini bertujuan membentuk budaya sadar dan tanggap bencana di lingkungan satuan pendidikan, sekaligus memberikan pengetahuan praktis kepada siswa dan guru agar siap menghadapi situasi darurat,” ujarnya di Lapangan Sepak Bola Purwajaya, Samarinda, Rabu, 29 Juli 2026.

    Menurut Rasyidi, edukasi kebencanaan sejak dini menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi berbagai potensi bencana.

    Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi hak anak atas rasa aman, perlindungan dan keberlangsungan pendidikan.

    “Siswa perlu memahami potensi bencana di lingkungan sekitarnya agar mampu mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat,” jelasnya.

    Rasyidi menegaskan, edukasi kebencanaan tidak boleh hanya dilakukan ketika bencana telah terjadi. Sebaliknya, literasi kebencanaan harus menjadi bagian dari proses pembelajaran agar kesiapsiagaan tertanam sebagai budaya di lingkungan sekolah.

    “Literasi bencana harus dimulai sejak di bangku sekolah agar anak-anak memahami langkah-langkah yang harus dilakukan secara spontan saat menangani ancaman bencana,” tegasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya simulasi kebencanaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi Dinsos, Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan organisasi perangkat daerah terkait.

    Latihan yang dilakukan secara rutin dinilai akan membentuk kebiasaan atau muscle memory, sehingga proses evakuasi dapat berlangsung lebih cepat dan tepat ketika kondisi darurat benar-benar terjadi.

    Dalam program tersebut, personel Tagana membekali siswa dan guru dengan materi pemetaan jalur evakuasi sekolah, simulasi penyelamatan diri saat gempa bumi, banjir dan kebakaran, hingga pengenalan peralatan logistik kebencanaan.

     

    Achmad Rasyidi Bencana Dinsos Kaltim Tagana Masuk Sekolah (TMS) Taruna Siaga Bencana (Tagana)
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026

    Kemitraan Enam Tahun dengan Australia Berbuah Apresiasi untuk SD Fastabiqul Khairat

    July 29, 2026

    Pendaftar Pesantren di Kaltim Menurun, Kemenag Singgung Dampak Rentetan Kasus Kekerasan

    July 29, 2026

    Disdikbud Kaltim Akui Belum Punya Indikator Ukur Dampak Gratispol

    July 29, 2026

    Jembatan Kritis Ancam Keselamatan Warga, Gubernur Minta Penanganan Diprioritaskan

    July 29, 2026

    Soroti Antrean Panjang SPBU, Wawali Minta HISWANA MIGAS Benahi Distribusi BBM

    July 28, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    You must be logged in to post a comment.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Balai Kota Samarinda Masih Jadi Magnet Warga yang Gemar Jogging

    R’syaJuly 29, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Langit yang mulai berwarna jingga menjadi penanda dimulainya aktivitas lain di kawasan…

    DP3A Kaltim Kemas HAN dengan Layanan Edukasi dan Kesehatan Gratis

    July 29, 2026

    Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah

    July 29, 2026

    Tekan Inflasi, BPS Minta Penguatan Komoditas Lokal Harus Berkelanjutan

    July 29, 2026

    Anak-anak Kian Jarang Bergerak, Dispora Sebut Budaya Olahraga Masyarakat Kaltim Masih Rendah

    July 29, 2026
    1 2 3 … 3,246 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.