Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Angkutan Umum Samarinda Ditargetkan Beroperasi April 2027, Ini Dua Rute Disiapkan

    November 2, 2026

    Grand City Samarinda Pastikan Jalan Tetap Dibuka 24 Jam, Delapan Kesepakatan Diklaim Terpenuhi

    November 2, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Pengembangan Perumahan Grand City, Minta Pengembang Mitigasi Banjir

    November 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah
    Pemerintah

    Dinsos Kaltim Bangun Budaya Siaga Bencana Sejak Bangku Sekolah

    R’syaBy R’syaJuli 29, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Achmad Rasyidi (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) membangun budaya siaga bencana sejak bangku sekolah melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS).

    Upaya tersebut dilakukan karena literasi kebencanaan dinilai perlu ditanamkan sejak dini agar siswa memiliki kesiapsiagaan dan mampu mengambil tindakan yang tepat saat menghadapi kondisi darurat.

    Mewakili Kepala Dinsos Kaltim, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Achmad Rasyidi mengatakan, program TMS merupakan bagian dari upaya prabencana untuk mengenalkan manajemen penanggulangan bencana kepada peserta didik.

    “Program ini bertujuan membentuk budaya sadar dan tanggap bencana di lingkungan satuan pendidikan, sekaligus memberikan pengetahuan praktis kepada siswa dan guru agar siap menghadapi situasi darurat,” ujarnya di Lapangan Sepak Bola Purwajaya, Samarinda, Rabu, 29 Juli 2026.

    Menurut Rasyidi, edukasi kebencanaan sejak dini menjadi investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi berbagai potensi bencana.

    Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi hak anak atas rasa aman, perlindungan dan keberlangsungan pendidikan.

    “Siswa perlu memahami potensi bencana di lingkungan sekitarnya agar mampu mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat,” jelasnya.

    Rasyidi menegaskan, edukasi kebencanaan tidak boleh hanya dilakukan ketika bencana telah terjadi. Sebaliknya, literasi kebencanaan harus menjadi bagian dari proses pembelajaran agar kesiapsiagaan tertanam sebagai budaya di lingkungan sekolah.

    “Literasi bencana harus dimulai sejak di bangku sekolah agar anak-anak memahami langkah-langkah yang harus dilakukan secara spontan saat menangani ancaman bencana,” tegasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya simulasi kebencanaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi Dinsos, Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan organisasi perangkat daerah terkait.

    Latihan yang dilakukan secara rutin dinilai akan membentuk kebiasaan atau muscle memory, sehingga proses evakuasi dapat berlangsung lebih cepat dan tepat ketika kondisi darurat benar-benar terjadi.

    Dalam program tersebut, personel Tagana membekali siswa dan guru dengan materi pemetaan jalur evakuasi sekolah, simulasi penyelamatan diri saat gempa bumi, banjir dan kebakaran, hingga pengenalan peralatan logistik kebencanaan.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Angkutan Umum Samarinda Ditargetkan Beroperasi April 2027, Ini Dua Rute Disiapkan

    November 2, 2026

    BMKG Catat 45 Hari Tanpa Hujan di Kukar, Ini Prakiraan Awal November

    November 2, 2026

    Tak Terima Dana Tunai, Samarinda Bakal Kebagian Peralatan hingga BBM dari Banpres Karhutla

    November 2, 2026

    Pemprov Kaltim Matangkan Tata Kelola Sangkulirang-Mangkalihat

    Oktober 30, 2026

    Bantuan untuk Warga Miskin Kaltim Perlu Disesuaikan dengan Mata Pencaharian

    Oktober 29, 2026

    DLH Kaltim Kejar Sinkronisasi KLHS dan Revisi RTRW

    Oktober 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Angkutan Umum Samarinda Ditargetkan Beroperasi April 2027, Ini Dua Rute Disiapkan

    AminahNovember 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Warga Samarinda ditargetkan mulai memiliki pilihan angkutan umum baru pada 1 April…

    Grand City Samarinda Pastikan Jalan Tetap Dibuka 24 Jam, Delapan Kesepakatan Diklaim Terpenuhi

    November 2, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Pengembangan Perumahan Grand City, Minta Pengembang Mitigasi Banjir

    November 2, 2026

    Karhutla Samarinda Belum Mereda, 347 Kejadian Tercatat hingga Awal November

    November 2, 2026

    BMKG Catat 45 Hari Tanpa Hujan di Kukar, Ini Prakiraan Awal November

    November 2, 2026
    1 2 3 … 3,422 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.