Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    Agustus 14, 2026

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Deni Sebut Bullying Sepele Tapi Berakibat Fatal
    DPRD Samarinda

    Deni Sebut Bullying Sepele Tapi Berakibat Fatal

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaJuli 17, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar menegaskan bahwa perilaku perundungan atau yang biasa dikenal sebagai bullying adalah suatu tindakan yang sering dianggap sepele namun hal tersebut dapat berdampak besar bagi korban bahkan bisa menjadi fatal.

    “Sepele tapi bisa berakibat fatal ketika tidak ada tindak lanjut dari pihak sekolah,” ungkap Deni pada Senin, (17/7/2023) di Gedung Sekretariat DPRD Kota Samarinda.

    Deni mengungkapkan, ketika seorang anak masuk pada dunia pendidikan hal itu menjadi tanggung jawab bagi pihak sekolah untuk menjaga keamanan dan kenyamanannya.

    Bagaimana sekolah mampu memberikan suasana yang menyenangkan bagi para pelajar yang berada di sana. Serta membina para pelajar untuk memperbaiki sikapnya baik kepada guru maupun teman sebaya.

    Pemilik gelar Sarjana Hukum itu mengungkapkan, perundungan jelas terjadi akibat kurangnya pengawasan dari pihak sekolah. Pihak sekolah yang memiliki pengawasan ketat kepada siswa-siswanya akan menjaga keamanan dan kenyamanan siswa lainnya.

    Selain itu, hal yang juga cukup disayangkan adalah kepedulian pihak sekolah kepada pihak yang dirugikan. Karena perlu diketahui, tidak semua sekolah memberikan tindak lanjut kepada murid yang melakukan perundungan.

    Menanggapi hal itu, Deni kembali mengingatkan tidak jarang para pemuda di Indonesia melakukan tindak bunuh diri akibat tidak kuat menahan tekanan yang mereka dapatkan dari perundungan di sekolah.

    “Seharusnya tidak boleh itu terjadi. Kita secara nasional sudah pernah melihat ada anak yang bunuh diri karena dia dibully. Saya kira ketika ada tindakan itu jelas guru menjadi pendidik yang mengayomi, ini tanggung jawab penuh terhadap hal itu,” jelasnya.

    Lebih lanjut Deni mengungkapkan, sekolah sepatutnya menyediakan Bimbingan Konseling (BK) yang bisa menindak perilaku tidak pantas dari seorang siswa.

    Menurut Deni, BK bisa saja menasehati anak tersebut bahkan memanggil orang tua murid yang melakukan perundungan.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan sedikit harapannya kepada seluruh pihak yang terkait untuk bersama-sama membantu menangani. Karena ditakutkan masalah ini akan berkelanjutan.

    “Kita tidak mau hal ini berkelanjutan sehingga menimbulkan perspektif yang buruk di dunia pendidikan,” tutup Deni.

    BK Deni Hakim Anwar DPRD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026

    Tiga Jalan Protokol di Samarinda Gelap Gulita, Dewan Desak Dishub Segera Peremajaan Tiang

    Juli 9, 2026

    Nunggak Proyek 2025, DLH Samarinda Tersangkut Utang Rp8,4 Miliar

    Juli 8, 2026

    Sektor UKM dan Rumah Tangga Merugi Akibat Pemadaman Listrik Massal di Samarinda

    Juli 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Supardi Sebut Kaltim Jadi Penugasan Paling Berkesan dalam Kariernya

    R’syaAgustus 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur (Kaltim) Supardi menyebut masa tugasnya…

    Efisiensi Jadi Landasan RAPBD 2027 Samarinda, Belanja Tak Prioritas Ditunda

    Agustus 14, 2026

    Kaltim Kejar Swasembada Beras, Capaian Pangan Naik dari 30 Persen Jadi 58 Persen

    Agustus 14, 2026

    Skirining Jadi Kekuatan Pemerintah Kota Samarinda Percepat Jaring Penderita HIV

    Agustus 14, 2026

    187 Lulusan IKIP PGRI Kaltim Siap Diwisuda Oktober 2026

    Agustus 14, 2026
    1 2 3 … 3,278 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.