Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    Oktober 9, 2026

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Olahraga»Dari Prancis ke Kudus, Timnas Putri U-17 Indonesia Ditempa di Level Internasional
    Olahraga

    Dari Prancis ke Kudus, Timnas Putri U-17 Indonesia Ditempa di Level Internasional

    R’syaBy R’syaAgustus 22, 2026Updated:Oktober 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Timnas Putri Indonesia U-17 saat tampil dalam Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus, setelah sebelumnya menjalani pemusatan latihan di Clairefontaine, Prancis (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Timnas Putri Indonesia U-17 mendapat pengalaman bertanding di level internasional setelah sebelumnya menjalani pemusatan latihan di pusat sepak bola elite Clairefontaine, Prancis.

    Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya PSSI memperkuat pembinaan pemain putri sejak usia muda.

    Setelah berlatih di Clairefontaine pada 3-9 Mei 2026, melalui kolaborasi PSSI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), para pemain muda Indonesia kini menguji kemampuan dalam Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus.

    Turnamen yang berlangsung pada 14-23 Agustus 2026 itu mempertemukan delapan tim dari tujuh negara Asia.

    Indonesia mengirimkan dua wakil, yakni Garuda Pertiwi yang dilatih Timo Scheunemann dan Putri Nusantara yang ditangani Takumi Taniguchi. Enam peserta lainnya berasal dari Malaysia, Thailand, Singapura, Hong Kong, Yordania dan Arab Saudi.

    Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, pengalaman menghadapi tim dari negara lain menjadi bagian penting dalam mengukur perkembangan pemain.

    Menurutnya, pembinaan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dan hasil pertandingan, tetapi juga mencakup pemahaman taktik, pola hidup, sikap, mentalitas, serta kemampuan menghadapi tekanan.

    “Hal ini membuktikan bahwa PSSI terus mendorong pengembangan timnas putri, baik di usia muda dan level timnas tanpa membedakan dengan para pemain putra. Dukungan PSSI hadir dalam bentuk pengalaman nyata di dalam dan luar negeri,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

    Caffino Srikandi Merdeka Cup merupakan kolaborasi PSSI dengan Bakti Olahraga Djarum Foundation. Turnamen ini menjadi bagian dari jalur pembinaan berjenjang yang menghubungkan kompetisi usia dini hingga panggung internasional melalui MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League.

    Salah satu pemain Garuda Pertiwi, Ayla Dva Khala Ahisma mengatakan pengalaman berlatih di Prancis dan bertanding di Kudus memberikan pembelajaran berbeda bagi para pemain.

    “Rasanya bangga sekali bisa mendapat kesempatan mewakili Indonesia di turnamen internasional. Setelah berlatih di Clairefontaine, sekarang kami bisa bertanding di Kudus melawan negara-negara Asia. Kami merasakan perhatian PSSI terhadap perkembangan pemain putri semakin besar,” tuturnya.

    Pemain jebolan MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League itu menilai pertandingan internasional membantu pemain memahami tuntutan sepak bola di level yang lebih tinggi.

    Ayla pun menilai keberadaan jalur pembinaan dari kompetisi usia dini hingga tim nasional memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk terus meningkatkan kemampuan.

    “Pengalaman ini membuat kami ingin terus belajar, bekerja keras, dan membuktikan bahwa talenta muda Indonesia siap berkembang,” ucapnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026

    Larangan Atlet Emas PON di Porprov, Samarinda Khawatir Target Juara Umum Terganggu

    September 24, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    September 21, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Makin Dekat, Samarinda Keluhkan SK Cabor dan THB Belum Terbit

    September 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Anggaran RTLH Samarinda 2027 Belum Pasti, Wali Kota Pastikan Program Tetap Berjalan

    AminahOktober 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di Samarinda pada 2027 dipastikan tetap…

    Musim Hujan Kaltim Baru Mulai November, El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027

    Oktober 9, 2026

    Infrastruktur Dominasi Aspirasi Warga Gunung Pinang, Masuk Usulan Musrenbang 2027

    Oktober 9, 2026

    Karhutla Ancam Pasokan Pangan, Samarinda Cari Alternatif Komoditas dari Banjarmasin

    Oktober 9, 2026

    Anggaran 21 Ribu Rumah RTLH di Samarinda Masih Menunggu Verifikasi

    Oktober 8, 2026
    1 2 3 … 3,378 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.