Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    September 30, 2026

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Dari Arena Skate ke Jaringan Persahabatan, Anak Muda Terhubung Tanpa Batas Daerah
    Lifestyle

    Dari Arena Skate ke Jaringan Persahabatan, Anak Muda Terhubung Tanpa Batas Daerah

    R’syaBy R’syaJuni 15, 2026Updated:Juli 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana Komunitas KIS Kaltim saat bermain skateboard di skatepark Gelora Kadrie Oening Samarinda (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Bagi sebagian anak muda, skateboard bukan sekadar olahraga ekstrem yang memacu adrenalin. Di Samarinda, aktivitas tersebut juga menjadi sarana membangun relasi dan memperluas jaringan pertemanan, bahkan hingga lintas daerah.

    Darul, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) mengatakan, dirinya merasakan banyak manfaat sosial sejak aktif bermain skateboard empat tahun terakhir. Menurutnya, komunitas skateboard memiliki budaya yang kuat dalam membangun kedekatan antaranggota.

    “Yang bikin saya suka bukan cuma olahraganya, tapi culture-nya. Setelah masuk dunia skate jadi banyak kenalan dan relasi,” ujarnya di Samarinda, Senin, 15 Juni 2026.

    Pria berusia 20 tahun itu menyampaikan, sesama skater umumnya mudah berinteraksi meski berasal dari daerah yang berbeda. Bahkan tidak sedikit pendatang yang memanfaatkan komunitas skateboard untuk mencari teman ketika berada di kota baru.

    Ia mencontohkan seorang skater asal Palu yang sempat datang ke Samarinda tanpa mengenal siapa pun. Melalui komunitas skateboard, orang tersebut akhirnya dapat berkenalan dan bergaul dengan banyak anggota.

    “Ada teman dari Palu datang ke Samarinda. Dia bingung karena tidak punya teman di sini. Akhirnya dia cari komunitas skate dan langsung dapat banyak teman,” kisahnya.

    Menurut Darul, budaya saling mengenal dan membantu sudah menjadi bagian dari kehidupan komunitas skateboard. Karena itu, para anggota tidak kesulitan menjalin hubungan dengan skater dari daerah lain yang datang berkunjung.

    Aktivitas latihan rutin yang digelar di skatepark Gelora Kadrie Oening juga menjadi ruang berkumpul bagi anggota dari berbagai latar belakang. Tidak hanya pelajar dan mahasiswa, komunitas tersebut juga diisi anggota dengan rentang usia yang cukup beragam.

    Kevin, mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) menuturkan keberadaan komunitas skateboard membuat para anggotanya memiliki ruang sosial yang positif di luar aktivitas sekolah maupun perkuliahan.

    “Kalau kumpul biasanya ramai. Jadi bukan cuma latihan, tapi juga ngobrol dan kenal teman baru,” tuturnya.

    Ia menyebut, hubungan yang terjalin di antara para skater sering kali bertahan lama karena intensitas pertemuan yang cukup tinggi dalam kegiatan latihan maupun komunitas.

    Bagi mereka, skateboard bukan hanya soal kemampuan melakukan trik di atas papan. Lebih dari itu, olahraga tersebut menjadi media untuk memperluas pergaulan dan membangun jaringan pertemanan yang melampaui batas kota maupun daerah.

     



    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026

    Larangan Atlet Emas PON di Porprov, Samarinda Khawatir Target Juara Umum Terganggu

    September 24, 2026

    SK Nomor Tanding Terbit, Samarinda Masih Menanti THB Porprov 2026

    September 23, 2026

    KONI Kaltim Tetapkan 64 Cabor dan 1.072 Nomor Pertandingan Porprov VIII 2026

    September 22, 2026

    Anggaran Terbatas, Pembinaan Olahraga Samarinda Tetap Jalan Lewat Kolaborasi

    September 21, 2026

    Mager dan Sembelit: Mengapa Aktivitas Fisik Sangat Menentukan Kelancaran Pencernaan?

    September 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kuliner Tradisional Kaltim Didorong Jadi Daya Tarik Wisata, dari Nasi Bekepor hingga Sambal Raja

    Ratu ArifanzaSeptember 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kekayaan kuliner tradisional Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi salah satu potensi yang terus…

    Pendapatan Kaltim Turun Rp883 Miliar, APBD Perubahan 2026 Disepakati Rp14,33 Triliun

    September 30, 2026

    Penggiat Reklame Keluhkan Perizinan, Pansus Raperda Reklame Samarinda Siap Tindaklanjuti

    September 30, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026
    1 2 3 … 3,369 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.