Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Maret 31, 2026

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Danau Kering, Warga Perum Borneo Mukti II Kesulitan Air. Pemkot Siap Bantu Asal…
    Pemkot Samarinda

    Danau Kering, Warga Perum Borneo Mukti II Kesulitan Air. Pemkot Siap Bantu Asal…

    LarasBy LarasApril 17, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Air bersih belum sepenuhnya dapat tersalur ke rumah-rumah warga di Kota Samarinda yang terus berupaya maju menuju Kota Peradaban.

    Seperti krisis air bersih yang tengah dialami oleh warga di Perumahan Borneo Mukti II, khususnya warga yang berlokasi di Jalan Damanhuri II, RT 41, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda.

    Warga setempat mengeluhkan kesulitan mendapat air bersih selama kurang lebih tiga minggu akibat kekeringan di salah satu danau yang menjadi sumber air mereka saat ini.

    Diketahui bahwa danau tersebut menjadi sumber air baku oleh pengelola air swasta yang mengalirkan air bersih ke tiap rumah di wilayah tersebut yakni CV Putra Dharma.

    Akibat keringnya danau, CV Putra Dharma tidak mampu berbuat banyak dan otomatis produksi air terhenti. Warga terpaksa membeli air dari tangki air keliling dengan harga yang mahal.

    Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebutkan pihaknya perlu mengusut lebih dalam. Pasalnya tidak semua penanganan air dapat ditangani melalui kewenangan pemerintah.

    Sebab diperlukan langkah untuk memastikan apakah pemenuhan air di perumahan itu merupakan tanggung jawab pemerintah atau swasta.

    Kemudian, juga perlu dipastikan terkait fasilitas umum (fasum). Apabila penanganan air ingin dibantu pemerintah, maka wajib bagi si pengelola atau pengembang untuk menyerahkan ke pemerintah setahun setelah perumahan terbangun.

    Hal itu tertuang dalam aturan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) 9/2009 tentang Pedoman Penyerahan Prasarana, Sarana dan Tujuan Utilitas Perumahan dan Permukiman Daerah.

    Juga sesuai dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR) Nomor 7 tahun 2022 tentang pelaksanaan bantuan pembangunan perumahan dan penyediaan rumah khusus.

    “Tanya dulu ke pengembangnya apakah fasilitas pengembang itu sudah diserahkan ke pemerintah karena itu adalah kewajiban berdasarkan Permen PU dan Permendagri tentang penyerahan (fasum) kepada pemerintah,” jelasnya, Rabu (17/4/2024).

    “Karena itu menjadi kewajiban pengembang untuk diserahkan fasumnya ke pemerintah. Itupun maksimal satu tahun setelah pembangunan perumahan itu selesai,” sambungnya.

    Apabila fasum memang telah sampai di tangan pemerintah, pihaknya akan berupaya membangun booster untuk mengalirkan air bersih seperti halnya Perumahan Bunga Citra Lestari pada Februari 2024 lalu.

    “Ketika terjadi krisis air dan mereka memberikan fasumnya kepada pemerintah maka kami bisa melakukan tindakan dengan membangun booster misalnya,” pungkasnya.

    Andi Harun Fasum Kesulitan Air Warga Perum Borneo Mukti II
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Pasar Pagi dan Terowongan Segera Diresmikan, Andi Harun Sinkronkan Jadwal dengan Gubernur

    Maret 31, 2026

    Penunjukan Pj Sekda Samarinda Tertahan, Wali Kota Soroti Proses di Pemprov

    Maret 30, 2026

    Isu Bantuan Provinsi 2027 Menguat, Andi Harun Minta Tidak Dihapus Total

    Maret 30, 2026

    Fokus Evaluasi dan Adaptasi, Wali Kota Samarinda Tekankan Efisiensi di Tengah Tekanan Fiskal

    Maret 30, 2026

    Andi Harun Paparkan LKPJ 2025, Kinerja Fiskal Kuat dan IPM Samarinda Tertinggi di Kaltim

    Maret 30, 2026

    Pemkot Samarinda Kebut Penanganan Pasar Pascakebakaran, Pembersihan Ditarget Tuntas 2 Hari

    Maret 27, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Andika SaputraMaret 31, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda mulai melakukan penertiban terhadap pedagang di kawasan…

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026
    Our Picks

    Disdag Samarinda Tertibkan Pedagang di Pasar Pagi, Larang Jualan di Koridor dan Luar Kios

    Maret 31, 2026

    Ekonomi Kaltim Terancam Ketergantungan Tambang, BI Dorong Pariwisata dan UMKM Jadi Penyelamat

    Maret 31, 2026

    Hilirisasi dan Optimalisasi Pajak Jadi Strategi Kaltim di RKPD 2027

    Maret 31, 2026

    RKPD 2027 Disusun Lebih Realistis, Pemprov Kaltim Fokus Empat Prioritas Utama

    Maret 31, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.