Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026

    Karhutla Belum Reda, Sekolah di Kubar dan Mahulu Masih Perpanjang Belajar dari Rumah

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran
    Kesehatan

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    AminahBy AminahSeptember 16, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kaltim Darlis Pattalongi saat diwawancarai, Rabu, 16/9/92026. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mendorong pemerintah daerah menyiapkan pembiayaan penanggulangan HIV/AIDS melalui APBD. Langkah itu disiapkan untuk mengantisipasi perubahan dukungan pendanaan dari Global Fund yang selama ini ikut menopang pemeriksaan dan pengobatan HIV.

    Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PAN Darlis Pattalongi mengatakan, persoalan pendanaan menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penanggulangan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS).

    Dinas Kesehatan Kaltim menyampaikan kepada Panitia Khusus (Pansus), dukungan Global Fund berpotensi berubah pada 2027. Kondisi itu dinilai perlu diantisipasi pemerintah daerah agar layanan pemeriksaan dan pengobatan bagi masyarakat tidak terganggu.

    “Kalau sampai tidak diantisipasi dengan APBD, maka penanganan penanggulangan HIV kita bisa lumpuh,” kata Darlis, Rabu, 16 September 2026.

    Pemeriksaan HIV dan obat antiretroviral (ARV) saat ini dapat diakses secara gratis. Peralatan pemeriksaan juga telah didistribusikan ke puskesmas sehingga masyarakat tidak selalu harus mendatangi rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan rutin.

    Karena itu, pansus mendorong agar pembiayaan penanggulangan HIV tidak sepenuhnya bergantung pada sumber pendanaan eksternal. Alokasi anggaran dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota dinilai perlu memiliki dasar yang jelas dalam regulasi.

    “Harus ada penganggaran dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk penanggulangan HIV, terutama untuk screening dan obat,” ujarnya.

    Besaran anggaran yang dibutuhkan masih dihitung Dinas Kesehatan. Darlis mengatakan, angka tersebut tidak akan dicantumkan secara kaku dalam perda karena kebutuhan pembiayaan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.

    Dorongan tersebut muncul bersamaan dengan perubahan kebijakan Global Fund secara global. Untuk periode pendanaan 2026–2028, Global Fund memang masih mengalokasikan dana bagi negara-negara penerima, tetapi lembaga tersebut juga memperkuat kebijakan transisi menuju pembiayaan domestik dan mendorong negara meningkatkan pembiayaan kesehatan dari sumber dalam negeri.

    Di tingkat daerah, persoalan anggaran bukan satu-satunya hal yang dibahas Pansus. DPRD juga menilai penanggulangan HIV tidak bisa dibebankan hanya kepada Dinas Kesehatan.

    Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, Kementerian Agama hingga sektor kepemudaan dinilai perlu dilibatkan dalam pencegahan dan penanganan HIV. Pansus juga membahas perlindungan terhadap orang dengan HIV agar tidak mengalami diskriminasi, termasuk di lingkungan kerja.

    Darlis mengatakan aturan mengenai kewajiban perusahaan dalam penanganan HIV sebenarnya sudah ada, termasuk perlindungan pekerja dengan HIV dari diskriminasi. Namun, pengawasan terhadap pelaksanaannya dinilai masih perlu diperkuat.

    “Jangan sampai orang yang terkena HIV kemudian diberhentikan dari pekerjaannya. Itu yang harus kita pastikan,” katanya.

    Pansus kini masih menggodok substansi Ranperda bersama organisasi perangkat daerah terkait. Salah satu persoalan yang turut dibahas ialah siapa yang akan menjadi koordinator penanggulangan HIV lintas sektor, termasuk kemungkinan mengaktifkan kembali Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) atau membentuk tim khusus.

    Darlis Pattalongi DPRD Kaltim HIV HIV AIDS Pengobatan HIV
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    Fender Jembatan Mahakam Habis Ditabrak Dua Kali, DPRD Kaltim Targetkan Perbaikan Rampung November

    September 16, 2026

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026

    Jadi Ketua Golkar Kukar Lagi, Hamas Buka Peluang Maju Pilkada

    September 15, 2026

    ABS Resmi Isi Kursi PAW DPRD Kaltim, Bawa Janji Berpihak kepada Rakyat

    September 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    AminahSeptember 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mendorong pemerintah daerah menyiapkan pembiayaan penanggulangan HIV/AIDS…

    Karhutla Belum Reda, Sekolah di Kubar dan Mahulu Masih Perpanjang Belajar dari Rumah

    September 16, 2026

    Di Tengah Upaya Perluas Deteksi HIV, Fasilitas Lab Kaltim Belum Terpakai

    September 16, 2026

    59 Atlet dari Lima Daerah Ikuti Selekda Padel Kaltim Menuju Kejurnas 2026

    September 16, 2026

    Krisis Air Paksa Siswa SMA Sekolah Rakyat Samarinda Tak Lagi Tinggal di Asrama

    September 16, 2026
    1 2 3 … 3,345 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.