Insitekaltim, Samarinda – Saluran drainase yang bersih menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan kenyamanan warga. Namun, ketika limbah pengolahan makanan dibuang ke parit, dampaknya tidak hanya mengganggu kebersihan, tetapi juga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.
Menyikapi persoalan tersebut, Lurah Temindung Permai, Rizky Mandala Putra, bersama jajaran melakukan monitoring sekaligus penanganan limbah di Jalan Tekukur RT 019, Kelurahan Temindung Permai. Senin, 26 Oktober 2026.
Kegiatan ini melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Temindung Permai, Kepala Seksi Pemerintahan dan Ketertiban Umum, Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Ketua RT 019, serta pengurus dan pihak terkait.
Kepada awak media, Rizky Mandala Putra mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah kelurahan terhadap kondisi lingkungan sekaligus langkah untuk mendorong masyarakat lebih bertanggung jawab dalam mengelola limbah usaha maupun rumah tangga.
“Monitoring dan penanganan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Kami ingin memastikan persoalan limbah pengolahan makanan yang masuk ke saluran drainase mendapat perhatian dan ditangani bersama agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” Ungkapnya saat dihubungi melalui sambungan seluler.
Rizky menyebutkan, saluran drainase memiliki fungsi penting dalam mengalirkan air dan membantu mengurangi risiko genangan. Karena itu, kebersihan parit perlu dijaga dengan menghindari pembuangan sampah maupun limbah yang dapat mengganggu aliran air dan menurunkan kualitas lingkungan.
Ia menegaskan, pengelolaan limbah perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi pelaku usaha pengolahan makanan yang menghasilkan sisa bahan pangan, minyak, maupun air buangan dari kegiatan operasional.
“Kami mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar tidak membuang sisa pengolahan makanan langsung ke parit. Limbah harus dikelola dengan cara yang tepat supaya tidak mencemari lingkungan dan mengganggu kenyamanan warga di sekitarnya,” Ucapnya.
Selain itu, Rizky menjelaskan, penanganan persoalan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan pembersihan sesaat. Diperlukan perubahan perilaku dan kesadaran berkelanjutan agar saluran drainase tetap berfungsi dengan baik serta lingkungan permukiman terhindar dari pencemaran.
Menurutnya, keterlibatan Ketua RT, Bhabinkamtibmas, jajaran kelurahan, dan pihak terkait dalam kegiatan tersebut juga penting untuk memperkuat koordinasi serta menumbuhkan kepedulian bersama di tingkat masyarakat.
“Persoalan kebersihan lingkungan tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja. Kami membutuhkan dukungan warga, pengurus RT, dan pelaku usaha agar kebiasaan membuang limbah sembarangan tidak terus berulang,” Jelas Rizky.
Melalui monitoring tersebut, Pemerintah Kelurahan Temindung Permai berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. Upaya pencegahan sejak dari sumbernya dinilai penting untuk mengurangi potensi pencemaran sekaligus menjaga kebersihan kawasan permukiman.
“Kami berharap masyarakat menjadikan kebersihan sebagai tanggung jawab bersama. Mari kita jaga saluran drainase, tidak membuang limbah sembarangan, dan membangun kebiasaan yang lebih peduli terhadap lingkungan demi kesehatan serta kenyamanan bersama,” Tutup Rizky. (ADV)

