Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Browsing: Politik
Insitekaltim,Samarinda – Dalam rangka menangkal penyebaran hoaks menjelang Pilkada Serentak pada 27 November 2024, anggota Subdit Kamsus Polda Kalimantan Timur…
Insitekaltim,Samarinda – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda tengah merekrut 2.294 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk memastikan kelancaran proses…
Insitekaltim,Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara mengumumkan bahwa pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Awang Yacoub Luthman…
“ Tidak hanya Pak Seno, tapi semua di wilayah Kaltim dan seluruh Indonesia kita support untuk maju, kita semua doakan, soal Partai Gerindra (SK resmi) kita serahkan semuanya ke DPP,” tegas Andi Harun pada Minggu (9/6/2024) dini hari.
“Responsif, adaptif dan cepat tanggap akan saya lakukan. Kami di birokrasi diajari reformasi birokrasi yang tanggap dengan apa yang harus dilakukan, pelayanan prima agar masyarakat mendapatkan fasilitas terbaik,” tegasnya.
“Sudah ada 18 nama yang diajukan, namun kami sudah memilih tiga nama yang cocok tapi dirahasiakan. Semua tergantung dari teman-teman jurnalis agar bisa membuat saya terbuka ke media,” ungkap Andi Harun saat berbicara di panggung diskusi pada Sabtu (8/6/2024).
“Sensus ini merupakan kerja-kerja untuk verifikasi faktual atas dukungan calon perseorangan. Kami akan mendatangi sebanyak 48.898 dukungan pasangan calon perseorangan, yang hari ini sudah kami lakukan verifikasi administrasi,” kata Firman seusai rapat koordinasi tim pemantauan perkembangan politik daerah (TP3D) di Hotel Horison Samarinda, Jumat (7/6/2024).
“TP3D sudah terbentuk dan telah terlaksana sejak tahapan pemilu sampai pelaksanaan pemilu dan sekarang dilanjutkan dengan proses tahapan hingga nanti pelaksanaan Pilkada 2024,” tutur Sucipto.
insitekaltim, Samarinda – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan secara resmi menyerahkan surat dukungan…
“Pada pemilu, maksimal jumlah pemilih adalah 300 per TPS, sedangkan pada pilkada bisa mencapai 600. Oleh karena itu, beberapa TPS digabung agar memenuhi kuota,” jelas Divisi Sosialisasi Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Samarinda Yustiyani saat diwawancarai awak pers pada Rabu (5/6/2024).
