“Dulu awal saja sedih pas kuliah. Sekarang ada sedih dikit tapi sudah terbiasa, namanya juga pejuang rupiah,” terang Shintia sambil tertawa, Minggu (14/4/2024) .
“Saya sering juga lewat malam, karena rumah saya ada di kawasan L2 Tenggarong Seberang. Sering mati, kadang banyak mati. Gak rata full penerangan,” ungkapnya.