Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Benarkah Job Fair Cuma Jadi Ajang Numpang Kenal Perusahaan ke Publik?
    DPRD Samarinda

    Benarkah Job Fair Cuma Jadi Ajang Numpang Kenal Perusahaan ke Publik?

    LarasBy LarasJuni 22, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Job fair atau yang dikenal sebagai bursa kerja merupakan kegiatan penyerapan tenaga kerja skala besar yang dilakukan dalam satu waktu. Berbagai perusahaan dan instansi akan bersama-sama memberi kesempatan kepada para pencari kerja untuk bergabung dalam setiao bidang karier yang ditawarkan.

    Teks: Job Fair 2024

    Banyak keuntungan yang dapat ditawarkan dalam sekali berlangsungnya kegiatan job fair. Bagi perusahaan atau pencari karyawan, kegiatan ini akan membuat posisi yang ditawarkan dapat terhubung dengan banyak pencari kerja yang hadir kala itu, sehingga tidak ada batasan pelamar sampai posisi tersebut benar-benar terisi oleh kandidat yang diinginkan.

    Bagi pencari kerja, mereka hanya perlu bersiap diri untuk menyiapkan berkas atau dokumen yang dibutuhkan untuk menunjang berbagai posisi yang diminati yang juga sesuai dengan kualifikasi serta kemampuan yang dimiliki. Tak ada batasan pula baginya untuk melamar pada posisi manapun.

    Masih banyak keuntungan lainnya yang membuat acara job fair sangat bermanfaat. Tetapi, belakangan ini terdapat isu tidak sedap yang berkaitan dengan penyelenggaraan job fair. Di mana banyak spekulasi yang mengatakan bahwa bursa kerja ini hanya mencari cara agar perusahaan atau produk yang dihasilkan perusahaan tersebut lebih dikenal masyarakat.

    Tidak ada niatan merekrut para pelanar yang hadir dalam job fair, perusahaan hanya ikut nimbrung bersama perusahaan lainnya untuk sekadar dilihat brand-nya oleh pelamar. Spekulasi ini berkembang semakin kencang setelah banyaknya pelanar yang merasa hanya membuat waktu, energi dan biaya untuk menyiapkan berkas.

    Mendengar isu ini, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti mengungkapkan bahwa dirinya melihat ke kedua sisi. Ia juga mendengar hal serupa di lapangan. Namun ia menjelaskan bahwa perusahaan tidak serta merta membuat sebuah posisi kosong tanpa alasan dalam job fair.

    Pelamar yang hadir kala itu, Puji menyampaikan tidak sesuai dengan kualifikasi atau tidak kompeten di bidang yang diperlukan oleh perusahaan. Terkadang banyak dari pelamar yang tidak memiliki kemampuan sama sekali di bidang yang ia lamar, tetapi nekat ingin mengisi posisi itu yang boleh jadi berbahaya bagi seseorang tanpa pengalaman.

    “Itu memang benar karena saat job fair perusahaan-perusahaan itu memperkenalkan perusahaan dan bidang-bidangnya. Mereka juga membutuhkan beberapa orang yang sesuai dan itu yang kita tidak bisa siapkan karena itu tadi terkendala pengalaman, durasinya, terkendala kompetensi sertifikasi dan terkendala keinginan pekerja sendiri,” sebutnya, Jumat (21/6/2024).

    Menurut Puji, kualifikasi dan kompetensi calon karyawan tersebut memang tidak dapat diubah-ubah sesuai keinginan. Dikarenakan sudah disesuaikan dengan kebutuhan dari bidang itu sendiri, sehingga ia meminta para pencari kerja dapat menyiapkan diri lebih dari sekadar pemberkasan semata.

    “Jadi bukan salahnya Perusahaan. Jadi ini kesalahan kita bersama. Kita yang harus bisa untuk lebih menyiapkan diri, bukan saja berkas, tapi apa yang bisa diberikan ke perusahaan atau posisi yang kita mau ini butuhnya kualifikasi seperti apa sih. Itu yang luput kadang,” kata politikus Demokrat itu.

    Ia berharap ke depan, para pencari kerja dapat lebih fokus untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang yang ingin dilamar. Puji juga meminta agar pemerintah segera merealisasikan pelatihan kompetensi yang relevan dengan dunia kerja saat ini.

    Job Fair 2024 Pencari kerja Sri Puji Astuti
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    Juni 11, 2026

    Nilai TKA Tinggi, DPRD Minta Disdik Petakan Sekolah yang Masih Tertinggal

    Juni 10, 2026

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026

    Samarinda Bangun PLTSa, DPRD Pertanyakan Nasib 10 Insinerator yang Sudah Dibeli

    Juni 9, 2026

    SPMB Digital Samarinda 2026 Diuji, Mampukah Menutup Celah Manipulasi Kartu Keluarga

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.