Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Benahi Pipa dan Tingkatkan Kualitas Air, Pemkot Samarinda Perkuat Layanan Air Bersih
    Pemkot Samarinda

    Benahi Pipa dan Tingkatkan Kualitas Air, Pemkot Samarinda Perkuat Layanan Air Bersih

    RidhoBy RidhoFebruari 4, 2026Updated:Februari 4, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Asisten II pemkot, Marnabas Patiroy saat ditemui awak media (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus memperkuat pelayanan air bersih bagi masyarakat melalui pembenahan menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas air hingga perbaikan jaringan perpipaan yang telah berusia puluhan tahun.

    Hal ini disampaikan Asisten II Pemkot Samarinda Marnabas Patiroy. Ia mengatakan penyediaan air bersih menjadi prioritas utama pemerintah daerah, dan hal itu harus segera ditangani dengan langkah konkret, bukan sekadar wacana saja.

    “Intinya kita tidak hanya bicara soal pipa yang sudah tua, tetapi bagaimana ada tindakan nyata di lapangan. Pembersihan harus dilakukan menyeluruh, air kotor dibuang sampai benar-benar bersih, dan pelayanan ke masyarakat harus maksimal,” katanya usai rapat hearing di DPRD Samarinda Rabu, 4 Februari 2026.

    Sejumlah keluhan masyarakat terkait air berbau dan keruh khususnya di beberapa wilayah layanan, dinilai bukan semata-mata disebabkan oleh proses pengolahan air, melainkan juga akibat kondisi jaringan pipa distribusi yang telah lama digunakan.

    Menurutnya, perbedaan kualitas air baku serta usia pipa yang telah mencapai puluhan tahun ini menyebabkan terjadinya endapan di dalam jaringan distribusi. Endapan tersebut mengakibatkan penyempitan pipa dan berdampak pada menurunnya kualitas air yang diterima pelanggan.

    Untuk mengatasi persoalan tersebut, PDAM bersama pemerintah menerapkan sejumlah langkah teknis, yaitu pembersihan pipa secara berkala dengan melibatkan pihak ketiga, penerapan metode washout dengan membuka ujung pipa agar air kotor terbuang secara maksimal, serta membuka meteran pelanggan saat proses pembersihan.

    “Saat pembersihan, meteran warga dibuka agar air kotor langsung terbuang dan tidak masuk ke bak penampungan. Ini penting supaya warga tidak lagi menerima air yang masih tercemar endapan,” jelasnya.

    Selain itu, pemerintah juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui ketua RT. Warga diimbau untuk tidak langsung menampung atau menggunakan air pada aliran awal setelah pembersihan pipa dilakukan.

    Dalam jangka pendek, PDAM diminta lebih proaktif dengan mendatangi langsung wilayah terdampak, melakukan pembersihan terjadwal per blok, serta memastikan kualitas air kembali normal sebelum digunakan masyarakat.

    Untuk jangka menengah, Pemkot Samarinda merencanakan penggantian jaringan pipa sepanjang sekitar 30 kilometer yang rata-rata telah berusia 30 tahun. Penggantian akan dilakukan secara bertahap, sekitar lima kilometer per tahun.

    Sementara itu, dalam jangka panjang, pemerintah juga menyiapkan pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) baru di wilayah Loa Kulu. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas air baku sekaligus mengantisipasi dampak musim kemarau panjang dan potensi intrusi air laut.

    “Target kita jelas. Seluruh masyarakat harus terlayani air bersih dengan kualitas yang baik dan tersedia selama 24 jam. Ini komitmen pemerintah kota,” pungkasnya

     

    Instalasi Pengolahan Air (IPA) Marnabas Patiroy PDAM
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Persiapan Jadi Penyangga IKN, Samarinda Hadapi Ancaman Urbanisasi dan Inflasi

    Juni 11, 2026

    Dukung Konsep Tri City IKN, Samarinda Siapkan Infrastruktur dan Pengendalian Banjir

    Juni 8, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Bapperida Pastikan Program OPD 2027 Selaras dengan Target Pembangunan Samarinda

    Juni 4, 2026

    Di Tengah Penurunan Omzet, UMKM Samarinda Didorong Masuk Rantai Pasok MBG

    Juni 2, 2026

    Tambang Mulai Lesu, Samarinda Siaga Antisipasi Gelombang PHK dan Pelemahan Daya Beli

    Juni 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.