Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RDP Ungkap Dugaan Kejanggalan HGU PT BDA, Kuasa Hukum Minta Lahan Dikembalikan ke Warga

    April 27, 2026

    Tongkat Estafet MSI Group Dilanjutkan, Keluarga Pastikan Empat Media Tetap Berjalan

    April 27, 2026

    Tabrakan Beruntun di Samarinda Telan Korban Jiwa, Polisi Periksa Pelaku dan Saksi

    April 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Nasional»Bawa Perubahan, Perjalanan Juan Jenau Belum Selesai
    Nasional

    Bawa Perubahan, Perjalanan Juan Jenau Belum Selesai

    AdminBy AdminDesember 24, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Hilda – Editor: Redaksi
    Insitekaltim, Samarinda – Empat periode menjabat anggota dewan, tak tanggung-tanggung usaha Yohanes Juan Jenau berhasil memekarkan Kabupaten Kukar, dimana Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi daerah pemekaran dari Kukar. Hal itu diketahui tatkala ia disambangi media di kediamannya, Perumahan Pasundan Permai, Sabtu (21/12/2019).

    Sebelumnya, ia telah memekarkan delapan kampung di Kubar, termasuk yang di wilayah Mahulu saat ini. Selain kampung, ia turut memekarkan enam kecamatan, yakni lima kecamatan di Kubar dan satu di Mahulu.
    “Saya punya ide memekarkan kampung, termasuk kampung di wilayah Mahulu sekarang. Saya juga tetap diskusi dengan pemerintah,” jelas pria kelahiran Naha Aruq, Long Pahangai ini.
    Idenya untuk melakukan pemekaran tidak langsung disambut dengan tangan terbuka. Banyak yang menganggap bahwa apa yang ia lakukan hanyalah sensasi politik semata. Sementara tujuannya memekarkan ialah mempermudah pelayanan publik. Selain itu, saat itu ia berpikir bahwa dana kampung akan diperbanyak. Terbukti, pemerintah kini memberikan perhatian khusus untuk masyarakat dengan mengucurkan dana desa rata-rata 1 Milyar per tahunnya.

    “Ternyata prediksi saya benar. Sekarang banyak kampung yang nyesal karena menolak dimekarkan dulu. Selain dapat dana yang bisa dikelola sendiri, dana itu juga bisa dibuat untuk membentuk aparat kampung sendiri sehingga menciptakan lapangan pekerjaan,” jelas Wakil Bupati Mahakam Ulu ini.
    Idenya untuk memekarkan Kubar menjadi kabupaten Mahulu kembali mendapat penolakan. Meski begitu, ia tak patah arang. Bersama tokoh masyarakat, mereka membentuk kerukunan masyarakat wilayah Mahulu, yang menjadi alat perjuangan pemekaran wilayah Mahulu.
    “Biasanya kalau ada ide baru tidak langsung diterima. Dibilang sensasi lah, akal-akalan cari suara lah. Bahkan nama saya dipelesetin dari JJ – Juan Jenau menjadi ‘Jual Janji’. Itu (Kerukunan Masyarakat) jadi alat perjuangan. Yang bergabung disana para kepala adat besar kecamatan,” kenangnya.
    Setelah membentuk kerukunan, dilakukanlah kajian awal yang diajukan ke pemerintah Kabupaten Kubar bahwa ada keinginan wilayah Mahulu untuk menjadi kabupaten. Langkah selanjutnya yang ditempuh ialah membentuk presidium yang merupakan perpanjangan tangan dari kerukunan. Sebagai ketua DPRD kala itu, ia langsung membentuk panitia khusus (Pansus) sebagai payung untuk berdialog dengan pemerintah dan eksekutif. Ia sendiri ditunjuk menjadi ketua pansus di tahun 2004.
    “Perjuangan pemekaran itu dari 2004-2012, delapan tahun lah. Setelah mekar, saya wajib kembali ke daerah asal saya,” jelas ayah dari dua anak ini.
    Sampai saat ini, Juan Jenau terus berjuang membawa perubahan untuk Mahakam Ulu. Dengan peluang dan kesempatan yang ia miliki, dipastikan ia maju menjadi Bupati Mahulu di Pilkada mendatang.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Genjot Pelatihan Vokasi Nasional 2026

    April 20, 2026

    Air Jadi Tambang Baru, Gubernur Rudy Mas’ud Genjot Pajak Permukaan di Kaltim

    Maret 28, 2026

    Kaltim Bidik Kelapa Genjah sebagai Primadona Baru di Era IKN

    Maret 27, 2026

    Prabowo Terima Kritik, Dorong Peran Devil’s Advocate untuk Uji Kebijakan

    Maret 20, 2026

    Prabowo Soroti Budaya Laporan Asal Bapak Senang, Tekankan Pentingnya Kejujuran Data

    Maret 20, 2026

    Hilal Tak Terpantau di 170 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H di Hari Sabtu

    Maret 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    RDP Ungkap Dugaan Kejanggalan HGU PT BDA, Kuasa Hukum Minta Lahan Dikembalikan ke Warga

    Andika SaputraApril 27, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait konflik lahan antara masyarakat dan PT Budiduta…

    Tongkat Estafet MSI Group Dilanjutkan, Keluarga Pastikan Empat Media Tetap Berjalan

    April 27, 2026

    Tabrakan Beruntun di Samarinda Telan Korban Jiwa, Polisi Periksa Pelaku dan Saksi

    April 27, 2026

    Presiden Borneo FC Nabil Husein Tegaskan Ambisi Juara Musim Ini

    April 27, 2026

    Didatangi Komisi III DPR RI, Polresta Samarinda Pamerkan Inovasi Pelayanan Masyarakat

    April 27, 2026
    1 2 3 … 3,076 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.