Artikel ini telah dilihat : 380 kali.
by

Bandara APT Pranoto Siapkan Laboratorium PCR Agustus Nanti

Reporter : Samuel Editor : Redaksi

Insitekaltim, Samarinda – Bandara APT Pranoto Samarinda dalam waktu dekat akan menyediakan fasilitas Polymerase Chain Reaction (PCR) atau test swab untuk mendeteksi penumpang yang tertular Covid-19.

Kerjasama terjalin antara APT Pranoto dengan Hemera Internasional Group, sebuah perusahaan asal Singapore, dimana fasilitas test swab yang akan diletakkan di dalam bandara teranyar Samarinda ini dipastikan mulai beroperasi pada Agustus mendatang.

“Fasilitas ini kerjasama antara Laboratorium Bio Sewoom asal Korea dan perusahaan LG Internasional di bawah Emera Group, tujuannya mempercepat penanggulangan penyebaran Covid-19 melalui penumpang yang keluar masuk melalui bandara,” sebut Kepala Bandara APT Pranoto, Dody Dharma Chayadi ketika melakukan presentasi bersama Walikota Samarinda, di rumah Jabatan Walikota Jalan S Parman, Selasa pagi (22/6/2020).

Ia menjelaskan, mewujudkan fasilitas tersebut akan ada investasi yang dikucurkan Emera Group untuk membangun laboratorium di Bandara APT Pranoto, dengan biaya yang tidak sedikit.

Dody mengatakan biaya investasi mencapai Rp 75 miliar yang mencakup luas ruangan sebesar 460 meter dengan kapasitas test uji sampel 4.000 penumpang pesawat terbang sehari.

“Banyak keuntungan apabila fasilitas ini sudah tersedia, yang pertama harga terjangkau bagi penumpang, dan tingkat akurasi diagnosa mencapai 99 persen. Kedua, kecepatan akurasi hasil test laboratorium hanya membutuhkan waktu 30 menit sampai 1 jam,” sebut Dody.

Walikota Samarinda, Syaharie Jaang mengapresiasi langkah bandara APT Pranoto yang bekerjasama dengan Emera Group untuk mewujudkan fasilitas laboratorium tersebut, karena menurut Jaang, kehadiran alat pendeteksi virus dengan tingkat akurasi yang mendekati sempurna dengan harga terjangkau, sangat dibutuhkan warga yang ingin berpergian keluar daerah baik melalui jalur udara maupun air.

Jaang menjelaskan untuk melakukan test tersebut cukup mahal, untuk melakukan test swab berbayar tersebut setidaknya diperlulan biaya sebesar Rp 1,8 juta, belum lagi ditambah biaya tiket pesawat.

“Bisa jadi harga testnya lebih besar dari pada ongkos tiket pesawatnya,”celetuk Walikota Samarinda.

Karena itu, Jaang menyambut baik jika fasilitas Laboratorium PCR milik Emera Group bekerjasama dengan Bandara APT nanti sudah tersedia. Dengan terjangkaunya harga test swab ia menyebut bahwa langkah tersebut juga sesuai dengan misi dan visi tim gugus tugas Samarinda dalam menangani penyebaran virus Covid 19.

“Jujur saya pribadi juga tidak mau lengah dengan kondisi sekarang, karena hingga hari ini Pemkot melalui Dinas Kesehatan Samarinda terus melakukan swab massal dengan target kelompok masyarakat tertentu termasuk aktivitas keluar masuk di pelabuhan. Karena apabila semua warga yang masuk ke Samarinda terindikasi negatif, efeknya adalah kita enak untuk menjual pariwisata di kota ini,” tutup Jaang.(foto_Ist)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed