Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Turnamen Karate Jadi Laboratorium Nyata Mahasiswa IKIP PGRI Kaltim

    Juni 14, 2026

    IKIP PGRI Kaltim Siapkan UKM Baru, Bidik Prestasi Mahasiswa di Tingkat Nasional

    Juni 14, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Atasi Banjir, Pemkot Bontang Akan Normalisasi Sungai dan Buat Folder
    Advertorial

    Atasi Banjir, Pemkot Bontang Akan Normalisasi Sungai dan Buat Folder

    MartinusBy MartinusJuni 10, 201903 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang– Tingginya debit air dan curah hujan di Kalimantan Timur, dalam beberapa hari membuat sejumlah kota terendam banjir, menjelang lebaran idul fitri 1440 hijriah, Kota Bontang merupakan yang pertama kali mengalami musibah banjir. Pengalaman tersebut mengukir sejarah dan pelajaran bagi masyarakat Bontang.
     
    Dalam menghadapi permasalahan banjir. Pemerintah Kota Bontang langsung bergerak cepat. Di hari pertama masuk kerja, Pemkot Bontang langsung menggelar rapat penanggulangan banjir yang digelar di Pondopo Wali kota Bontang, Jalan Awang Long, Senin (10/6/2019).Rapat tersebut diikuti seluruh OPD terkait
    Menurut Wali kota Bontang, Neni Moerniaeni dalam hal ini, pemkot Bontang tidak mencari siapa yang salah namun solusi untuk menyelesaikan masalah.
    “Dari beberapa rekomendasi untuk dibuat kajian, pemkot sudah membuat kajian guna membuat waduk, Kami nantinya juga akan menghadap gubernur untuk permasalahan banjir di Bontang. Salah satu rekomendasi tim ahli adalah bagaimana membangun bendungan namun memerlukan proses yang cukup panjang, untuk awal  nantinya lebih dulu akan membangun turap yang tinggi. Jika ada lahan yang harus di bebaskan akan kita lakukan,”ujar Neni

    Dalam rapat tersebut ada bebebrapa startegi yang nantinya akan dilakukan dalam mengatasi banjir di Kota Bontang, seperti menormalisasikan titik – titik banjir, bentuk satgas penangulangan banjir, merenovasi jembatan yang lama, membuat folder, melakukan pelebaran sungai, dan memperbanyak ruang terbuka hijau.
    “Ada beberapa hal yang akan segera ditindaklanjuti, seperti pengangkatan sedimen, pembangunan folder, relokasi permukiman dibantaran sungai, pelebaran dan penurapan dinding sungai, penegakan aturan larangan buang sampah sembarang. Berkaitan masalah ini kami akan berkoordinasi langsung dengan Gubernur Kaltim guna percepatan pembangunan SPAM Marangkayu dan Bendali Suka Rahmat. Mari kita berdo’a dan bahu membahu berkontribusi terbaik guna mencegah terulangnya bencana banjir di Kota Bontang,” ujarnya.
    Melakukan normalisasi titik banjir tersebut, lebih dulu akan dilakukan pada sungai di Bontang dan Sungai Kanibungan, dimana sungai tersebut menjadi penyebab utama luapan banjir di Bontang. Ada tiga segmen yang akan dilakukan dengan membebaskan lahan dan mengalihkan aliran sungai hingga tembus ke laut. Namun jika masih masuk dalam kawasan Pupuk Kaltim, maka semua hal akan menyangkut kewenangan managemen Pupuk Kaltim.
    “Melakukan 3 segmen mengatasi banjir di Kota Bontang, dan ini tentu bersinggungan dengan wilayah PKT, dan bersinggungan wilayah di sungai, tentu akan kita percepat, namun kita akan menangani di wilayah kita,” ujar Neni.

    Selain itu, rencananya juga akan bekerja sama dengan PLN dan PDAM untuk tidak memberikan layanan kepada masyarakat yang masih tinggal di pinggiran sungai.
    “Kita juga akan tekankan kepada PLN dan PDAM untuk tidak memberikan listrik dan air bersih kepada masyarakat yang masih bermukim di pinggiran sungai,” ujarnya.(yanti)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    DPRD Nilai Komitmen Pemkot dalam Memajukan UMKM Semakin Terlihat

    Juni 11, 2026

    Nilai TKA Tinggi, DPRD Minta Disdik Petakan Sekolah yang Masih Tertinggal

    Juni 10, 2026

    Pengunjung Pasar Pagi Anjlok, DPRD Samarinda Minta Pemkot Fokus Benahi Masalah

    Juni 10, 2026

    Samarinda Bangun PLTSa, DPRD Pertanyakan Nasib 10 Insinerator yang Sudah Dibeli

    Juni 9, 2026

    Penataan SKM Kini Berpayung Hukum, Bangunan di Bantaran Ditertibkan Bertahap

    Juni 9, 2026

    Sempadan Sungai Bisa Atasi Banjir, DPRD Masih Cari Celah Kewenangan

    Juni 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Turnamen Karate Jadi Laboratorium Nyata Mahasiswa IKIP PGRI Kaltim

    SittiJuni 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Riuh sorak dari arena pertandingan tak hanya menjadi milik para atlet karate…

    IKIP PGRI Kaltim Siapkan UKM Baru, Bidik Prestasi Mahasiswa di Tingkat Nasional

    Juni 14, 2026

    Muncul di Hadapan Publik Setelah Hampir Satu Dekade, Rita Widyasari Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

    Juni 13, 2026

    Open Turnamen Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Masa Depan

    Juni 13, 2026

    Tak Lagi Soal Kesepian, Anak Muda Justru Nyaman Habiskan Waktu Sendiri

    Juni 13, 2026
    1 2 3 … 3,143 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.