Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Andi Harun Dorong Samaqua Jadi Produk Unggulan, Tak Ingin Pertumbuhannya Dipaksakan
    Ekonomi

    Andi Harun Dorong Samaqua Jadi Produk Unggulan, Tak Ingin Pertumbuhannya Dipaksakan

    Andika SaputraBy Andika SaputraAgustus 5, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat diwawancarai, Rabu, 5/8/2026. (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun mendorong air minum dalam kemasan (AMDK) Samaqua menjadi salah satu produk unggulan daerah yang dapat memperkuat perekonomian sekaligus berkontribusi terhadap penerimaan daerah.

    Ia mengatakan pemerintah tidak ingin terburu-buru menuntut kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) dari Samaqua. Menurutnya, Perumda perlu terlebih dahulu memperkuat kapasitas produksi, bisnis, segmentasi pasar hingga kualitas produk.

    “Jangan buru-buru kita tuntut PAD. Nanti berkonsekuensi pada kualitas produk. Setelah produknya solid, baik dari sisi produksi maupun tingkat penetrasi di pasar, baru kita menata kontribusinya kepada peningkatan pendapatan asli daerah,” ujar Andi Harun saat meluncurkan Samaqua, Rabu, 5 Agustus 2026.

    Ia menyebut peningkatan kapasitas produksi dan perluasan jangkauan pasar menjadi dua hal yang perlu diperkuat secara bertahap. Setelah bisnis berjalan solid dan mendapat apresiasi konsumen, Samaqua diharapkan mampu memberikan kontribusi optimal kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Menurutnya pengembangan Samaqua juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Samarinda untuk mengurangi ketergantungan penerimaan daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

    “APBD kita ini tidak boleh selamanya bergantung pada dana transfer,” tegasnya.

    Samarinda secara bertahap mulai mengarahkan struktur perekonomian daerah agar tidak hanya bergantung pada sektor sumber daya alam, tetapi juga memperkuat sektor perdagangan, jasa dan sektor ekonomi lainnya.

    Ia berharap pengembangan berbagai unit usaha daerah dapat menjadi bagian dari transformasi penerimaan daerah tersebut.

    Meski demikian, Andi Harun menegaskan pemerintah tidak akan memaksakan masyarakat maupun instansi untuk menggunakan Samaqua melalui instruksi.

    Menurutnya, pertumbuhan produk lokal harus dibangun berdasarkan kualitas dan kesadaran masyarakat, bukan karena perintah kepala daerah.

    “Kalau sifatnya instruksional, itu paksaan. Yang kita dorong adalah tumbuhnya kesadaran baru. Biarlah kesadarannya alami supaya nanti pertumbuhannya natural,” katanya.

    Andi Harun juga memastikan pengembangan bisnis Samaqua tidak akan mengganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat. Sebab, unit bisnis AMDK tersebut memiliki manajemen yang dipisahkan dari manajemen pelayanan air bersih.

    “Dari sisi manajemennya, terpisah antara manajemen pengelolaan air bersih dengan manajemen unit bisnisnya,” jelasnya.

    Sementara itu, Direktur Pelayanan Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda Widyastuti Supartinah mengatakan Samaqua hadir sebagai produk lokal Samarinda dengan tiga varian, yakni kemasan 220 mililiter, 330 mililiter dan galon.

    “Kami dari Perumda Tirta Kencana Kota Samarinda memperkenalkan produk baru kami, air minum dalam kemasan Samaqua,” ujar Widyastuti.

    Ia berharap Samaqua tidak hanya dipasarkan di Samarinda, tetapi ke depan dapat menjangkau daerah-daerah sekitar.

    “Semoga ke depannya Samaqua bukan cuma di Samarinda, tapi juga bisa merambah ke daerah-daerah sekitarnya,” katanya.

    Widyastuti menjelaskan, proses produksi Samaqua dilakukan di pabrik Perumda Tirta Kencana dengan sumber air baku dari kawasan Palaran. Untuk kemasan 220 mililiter dan 330 mililiter, pihaknya bahkan telah mampu mencetak botol secara mandiri menggunakan mesin yang dimiliki.

    Ke depan, Perumda juga berencana mengembangkan varian ukuran baru, salah satunya kemasan sekitar 600 mililiter.

    Untuk distribusi, masyarakat dapat memperoleh informasi pemesanan melalui media sosial resmi Samaqua. Pemesanan nantinya dapat dilakukan melalui nomor WhatsApp yang tersedia pada materi promosi, sementara pembayaran dapat dilakukan menggunakan QRIS.

    Dari sisi kelayakan produk, Widyastuti memastikan Samaqua telah memenuhi berbagai persyaratan perizinan sebelum dipasarkan.

    Produk tersebut telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), melalui pengujian laboratorium untuk memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), memperoleh izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta mengantongi sertifikasi halal.

    “Semua sudah memenuhi segala dokumen perizinan. Kita sudah memiliki izin edar dari BPOM, kemudian SNI yang menguji laboratorium, sampai sertifikasi halal, semua sudah lengkap,” pungkasnya.

     

    Andi Harun Pemkot Samarinda Perumdam Tirta Kencana Samaqua Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026

    Semangat Kemerdekaan Tetap Meriah Meski Pemkot Lakukan Efisiensi

    Agustus 23, 2026

    Bukan Sekadar Bermimpi, Anak Muda Samarinda Didorong Berani Jadi Pemimpin dan Entrepreneur

    Agustus 23, 2026

    Samarinda Jaga Lumbung Panen agar Kekeringan Tak Ganggu Pasokan Pangan

    Agustus 22, 2026

    Usulan Anggaran Antisipasi El Nino Samarinda Tembus Rp900 Juta

    Agustus 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    BKS dan PKT Jalin Kerja Sama, BUMD Kaltim Didorong Genjot Bisnis untuk Tambah PAD

    Andika SaputraAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)…

    Kenapa Salt Bread Makin Dilirik? Roti Jepang yang Menembus Tren Bakery

    Agustus 24, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Naik, Jadi Kabar Positif Bagi Perkebunan Sawit Kaltim

    Agustus 23, 2026

    Tantangan 81K Ubah Kebiasaan ASN Samarinda, dari Jalan Mulai Bisa Lari

    Agustus 23, 2026

    Asap Karhutla Mengancam, Kasus ISPA Kaltim Tembus 216 Ribu

    Agustus 23, 2026
    1 2 3 … 3,294 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.