Isitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menekankan pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat dan penguatan sosial masyarakat.
Menurutnya masjid memiliki fungsi yang lebih luas, termasuk sebagai pengelola baitul maal yang dapat mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Masjid itu juga punya fungsi baitul maal, sehingga dana dari infak, sedekah, dan zakat bisa dikelola untuk membantu masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya saat menghadiri peresmian Masjid Hubbul Wathon di Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Minggu 5 April 2026.
Ia menilai pengelolaan dana umat yang baik akan mampu mendorong kemandirian masyarakat serta memperkuat peran masjid dalam kehidupan sosial.
“Dengan pengelolaan yang baik, masjid bisa menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, bukan hanya tempat ibadah,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar masjid tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai pusat kegiatan ibadah, seperti salat berjamaah, kajian keilmuan, serta pendidikan Al-Qur’an bagi masyarakat.
Namun menurutnya nilai lebih dari sebuah masjid terletak pada kemampuannya memberikan manfaat nyata, baik secara spiritual maupun sosial.
“Keberadaan masjid harus benar-benar dirasakan, baik dari sisi ibadah maupun dari sisi sosial masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut ia turut mengapresiasi masyarakat yang telah membangun masjid secara swadaya sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sarana ibadah.
“Saya mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam membangun masjid ini,” pungkasnya.

