Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    April 13, 2026

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ambulans Nyaris Celaka, Truk Bandel di Jembatan Mahakam Disorot DPRD
    DPRD Kaltim

    Ambulans Nyaris Celaka, Truk Bandel di Jembatan Mahakam Disorot DPRD

    SittiBy SittiJuli 1, 2025Updated:Juli 1, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) angkat suara soal insiden ambulans milik Rumah Sakit I.A Moeis yang nyaris celaka akibat tersenggol truk besar di Jembatan Mahakam Lama, Senin malam, 30 Juni 2025.

    DPRD Kaltim menilai lemahnya pengawasan kendaraan berat di jalur terlarang menjadi masalah serius dan harus segera ditindak. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Fuad Fakhruddin geram dengan maraknya truk bermuatan besar yang tetap memaksa melintas di jalur terlarang.

    “Ini akibat kurangnya pengawasan, selain bermuatan besar, mobilnya juga besar risikonya tinggi. Yang kita khawatirkan bukan hanya ambulans, tapi juga pengendara roda dua,” ucap Fuad usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kaltim, Selasa, 1 Juli 2025.

    Fuad meminta pelanggaran tidak hanya ditangani dengan teguran semata. Perlu tindakan tegas dan penindakan nyata di lapangan.

    “Harus ditindak, bukan hanya sekadar pelarangan. Ini sangat rawan, apalagi di Samarinda jalannya kecil,” katanya.

    Truk-truk besar sering melintas pada jam padat, saat masyarakat berangkat atau pulang kerja. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan di jalan sempit.

    “Kalau hanya ditegur, ke depan bukan tidak mungkin akan menyenggol warga atau pengendara roda dua. Itu sangat fatal, bisa sampai korban jiwa. Dinas Perhubungan punya peran besar untuk mengawasi, jangan cuma sekadar tahu, tapi harus bergerak,” ujarnya.

    Insiden bermula ketika dua unit truk besar, diduga dari Balikpapan dan menuju pabrik PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) di Bontang, nekat melintasi Jembatan Mahakam Lama sekitar pukul 23.00 Wita. Salah satu truk bersenggolan dengan ambulans yang sedang membawa pasien rujukan darurat ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie.

    Meski terguncang, ambulans tetap melanjutkan perjalanan demi menyelamatkan pasien. Sekitar 30 menit kemudian, ambulans kembali ke lokasi kejadian setelah pasien berhasil diantar. Dari pemeriksaan bersama pihak kepolisian dan pengemudi, ditemukan goresan cukup panjang di sisi kanan bodi ambulan.

    Publik geram melihat truk bandel melintas di jalur terlarang. Instruksi Gubernur Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2012 huruf B melarang kendaraan angkutan alat berat melewati Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahakam Ulu, kecuali memiliki izin khusus dari gubernur.

    Fuad berharap kejadian ini menjadi peringatan keras bagi petugas di lapangan agar tidak hanya melakukan pengawasan pasif.

    “Dinas Perhubungan jangan cuma sekadar tahu, tapi benar-benar bergerak. Kalau sekarang hanya ambulans yang tersenggol, ke depan bisa saja warga yang jadi korban. Itu yang kita khawatirkan,” tutup Fuad.

    Fuad Fakhruddin Rumah Sakit IA Moeis Truk Bandel
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Pansus Pokir DPRD Kaltim Rampung, Pengesahan Tunggu Gubernur dan Wagub

    Maret 16, 2026

    Damayanti Ingatkan DPRD Kaltim Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dalam Pengelolaan Anggara

    Maret 16, 2026

    Dorong Pengesahan Pokir DPRD Kaltim, Darlis Pattalongi dan Husni Fahruddin Tekankan Pentingnya Kesepakatan Paripurna

    Maret 16, 2026

    Pansus DPRD Kaltim Sampaikan Laporan Pembahasan Renja 2027 dalam Rapat Paripurna

    Maret 16, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Progres Perbaikan Fender Jembatan Mahakam yang Baru Capai 60 Persen

    Maret 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Target Eliminasi 2030, Penanganan TBC dan HIV/AIDS di Samarinda Perlu Kolaborasi

    Andika SaputraApril 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Upaya penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS di Kota Samarinda dinilai memerlukan keterlibatan…

    Dari Toko Karpet Sepi ke Galeri Seni, Perjuangan Ramadhan Bangun Pameran Ilustrasi Terbesar di Kaltim Tanpa Dukungan Dana

    April 13, 2026

    Kasus TBC Masih Tinggi, Pemkot Samarinda Siapkan Perda Penanggulangan

    April 13, 2026

    Dinkes Samarinda Sebut Sosialisasi Provinsi Sekadar Informasi, Tegaskan Sikap Pemkot Jelas

    April 12, 2026

    Dhita Apriliani: Jurnalisme Itu Tanggung Jawab, Bukan Sekadar Eksistensi

    April 12, 2026
    1 2 3 … 3,053 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.