Reporter: Syifa – Editor : Redaksi
Insitekaltim, Sangatta – Sebanyak 20 komunitas di bawah naungan All Community Sangatta gelar aksi penggalangan dana untuk korban bencana Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar).
Dengan tagar prayforsulbar dan prayforkalsel, gabungan komunitas berskala kabupaten tersebut saling menyatu dan bersolidaritas membantu saudara yang tertimpa bencana.
Beberapa kegiatan komunitas seperti pelelangan dan pertunjukan dilangsungkan selama 5 malam pada tanggal 18, 19, 20, 21, dan 23 Januari 2021 di Cafe Road 9 Jalan A Yani, Desa Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur.
Juru Bicara All Community Sangatta yang juga perwakilan dari komunitas Stand Up Comedy Indonesia Sangatta, Izul Hadi mengatakan bahwa kegiatan penggalangan bantuan tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat Sulbar dan Kalsel.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya untuk membantu teman-teman kita yang terkena bencana alam di Sulbar dan Kalsel,” ujarnya pada konferensi pers Sabtu (23/1/2021) sore.
Komunitas yang tergabung melakukan penggalangan dana antara lain Sangatta Backpacker, the Maczman Sangatta, Bonek Sangatta, MTMA Sangatta, Viking Borneo Sangatta, ProStreet Kutim, Sangatta Creative Movement, Persik Kediri, Eleven O’clock, Dream Boys, Sebumi, dan lainnya.
“Jadi ada sekitar 20 lebih penampilan dan komunitas yang join, dan malam minggu adalah malam puncaknya dimana semua komunitas akan hadir,” terang Izul.
Dikatakan Izul, pada malam puncak berbagai komunitas turut mengisi acara seperti teater dari komunitas Sebumi, pertunjukan musik, stand up comedy, dan pelelangan karya buku, lukisan, serta tanaman hias.
“Kita mengharapkan antusiasme dari teman-teman yang hadir untuk melelang. Karena semakin banyak nominal yang diberikan akan semakin banyak membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.
Usai penggalangan dana, All Community Sangatta segera menyalurkan bantuan dalam bentuk sembako, obat-obatan, pakaian, dan uang dengan mengutus 3 orang perwakilan menuju lokasi bencana pada hari Minggu (24/1/2021).
