Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mager dan Sembelit: Mengapa Aktivitas Fisik Sangat Menentukan Kelancaran Pencernaan?

    September 20, 2026

    Porprov Kaltim 2026 Makin Dekat, Samarinda Keluhkan SK Cabor dan THB Belum Terbit

    September 20, 2026

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur
    Politik

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    AminahBy AminahSeptember 20, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Kekeringan di Samarinda
    Teks: Sawah di Betapus alami kekeringan lama tak teraliri air (Foto: Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Krisis air bersih yang muncul bersamaan dengan kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Samarinda mendorong DPRD Kota Samarinda mencari skema penanganan yang bisa langsung menyentuh kebutuhan warga.

    Salah satu usulan yang muncul ialah mengarahkan dana Program Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya) untuk membangun sumur dan terminal air bersih di tingkat RT.

    Anggota Komisi III DPRD Samarinda dari Fraksi PKS Abdul Rohim mengatakan, kebutuhan air bersih tidak bisa hanya ditangani melalui distribusi air saat krisis terjadi. Infrastruktur sumber air di lingkungan warga juga perlu disiapkan agar masyarakat memiliki cadangan ketika kemarau berkepanjangan kembali terjadi.

    “Untuk mengatasi kekeringan, saya meminta agar alokasi dana Probebaya dimaksimalkan untuk pembuatan sumur air dan terminal air bersih bagi warga sekitar. Ini solusi jangka pendek dan menengah yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Rohim.

    Kondisi tersebut menjadi penting karena kekeringan Samarinda tidak hanya berdampak pada kebutuhan air rumah tangga, tetapi juga pertanian dan meningkatnya risiko karhutla.

    Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sebelumnya memperpanjang status tanggap darurat kekeringan hingga 21 September 2026 setelah kondisi lapangan dinilai belum menunjukkan pemulihan memadai.

    Di kawasan Betapus Kelurahan Lempake Samarinda Utara, kekeringan juga terjadi bersamaan dengan kebakaran lahan. Medan yang sulit dan keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala dalam penanganan kebakaran.

    Persoalan karhutla juga perlu ditangani dari sisi pencegahan. Ia menyebut pembukaan lahan dengan cara membakar sebagai salah satu persoalan yang harus ditindak tegas apabila terbukti dilakukan secara sengaja.

    “Terkait karhutla di Betapus, saya mengusulkan tindakan tegas bagi siapa saja pelaku yang terbukti sengaja melakukan pembakaran lahan dan hutan,” ungkapnya.

    Sebenarnya persoalan karhutla dan kekeringan tidak berdiri sendiri. Keterbatasan air dapat menyulitkan proses pemadaman ketika kebakaran terjadi, sementara kondisi lahan yang kering meningkatkan potensi api meluas.

    Karena itu, usulan pemanfaatan Probebaya diarahkan bukan hanya untuk merespons kebutuhan air ketika terjadi krisis, tetapi juga memperkuat infrastruktur air di tingkat lingkungan.

    Rohim memastikan usulan tersebut akan dibawa ke pembahasan teknis melalui Satuan Tugas (Satgas) Bencana yang dibentuk Pemkot Samarinda.

    “Seluruh usulan dan poin evaluasi tadi nantinya akan dibahas dan dimatangkan secara teknis di Satgas yang dibentuk oleh pemkot Samarinda,” tutupnya.

    Abdul Rohim DPRD Samarinda Kekeringan Probebaya Sumur Bor
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Jembatan Lembak Cermin Ketimpangan Anggaran, Legislator Kaltim Sebut Kebijakan Pusat Zalim

    September 19, 2026

    DPRD Kaltim Minta Penjelasan PLN soal Pemadaman dan Gangguan Empat Pembangkit

    September 18, 2026

    Udara Samarinda Memburuk, 3.000 Masker Demokrat Ludes Kurang dari 30 Menit

    September 18, 2026

    Hampir 20 Tahun STS Berjalan, DPRD Kaltim Ancam Ubah Kawasan Jadi Zona Nelayan

    September 17, 2026

    Sengketa Lahan di Samarinda Seberang, Dokumen Era 1990-an Kembali Dipersoalkan

    September 16, 2026

    Dana Global Fund Terancam Berubah, Penanganan HIV Kaltim Dibayangi Masalah Anggaran

    September 16, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Mager dan Sembelit: Mengapa Aktivitas Fisik Sangat Menentukan Kelancaran Pencernaan?

    Ratu ArifanzaSeptember 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – ​Permasalahan susah buang air besar (BAB) atau konstipasi masih sering dipandang sebelah…

    Porprov Kaltim 2026 Makin Dekat, Samarinda Keluhkan SK Cabor dan THB Belum Terbit

    September 20, 2026

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026

    Air Bersih Menipis, Dewan Samarinda Usul Dana Probebaya Bangun Sumur

    September 20, 2026

    Kaltim Pertahankan Juara Umum MTQN 2026, Piala Presiden Kembali ke Bumi Etam

    September 20, 2026
    1 2 3 … 3,352 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.