Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    OMC Kaltim Masuk Hari Kedua, Pesawat Cessna Siaga 24 Jam Memburu Awan Hujan

    September 16, 2026

    Lampu Jembatan Mahulu Belum Menyala Penuh, PUPR Bidik Pemasangan 2027

    September 15, 2026

    Perusahaan di Samarinda Didorong Perkuat Kontribusi Tangani Kondisi Darurat

    September 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Camat Samarinda Ulu Dukung Perda TBC, Soroti Pentingnya Jaminan Sosial bagi Penderita
    Kesehatan

    Camat Samarinda Ulu Dukung Perda TBC, Soroti Pentingnya Jaminan Sosial bagi Penderita

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 14, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Suasana Foto Bersama antara Camat Samarinda Ulu, Sujono dengan pihak Kadinkes kota Samarinda dan pihak pihak terkait dalam Sosialisasi TBC dan HIV/AIDS (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Camat Samarinda Ulu Sujono menyatakan dukungannya terhadap rencana penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) yang tengah disosialisasikan di Kota Tepian.

    Hal itu disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengurus organisasi, kader kesehatan, hingga keluarga penderita TBC di wilayah Kecamatan Samarinda Ulu.

    Dalam sambutannya Sujono menilai inisiatif penyusunan perda tersebut sebagai langkah strategis karena akan memberikan kepastian hukum sekaligus mendorong pelaksanaan program penanggulangan secara lebih maksimal.

    “Ini langkah luar biasa. Kalau sudah jadi perda, mau ada anggaran atau tidak, tetap harus dilaksanakan. Ini yang membuat program lebih kuat,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.

    Ia berharap regulasi tersebut nantinya mampu memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kasus TBC di Samarinda, bahkan menargetkan capaian nol kasus pada tahun 2030.

    “Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini dan perda yang disusun, angka TBC bisa terus menurun, bahkan sampai nol di tahun 2030,” harapnya.

    Lebih jauh, wilayah Samarinda Ulu termasuk salah satu penyumbang kasus TBC yang cukup tinggi, sehingga diperlukan perhatian serius dari semua pihak.

    Namun demikian, ia menyoroti keterbatasan akses data penderita TBC yang tidak bisa dibuka secara luas karena bersifat pribadi. Hal ini menurutnya menjadi tantangan dalam upaya intervensi di tingkat kecamatan dan kelurahan.

    “Data itu sifatnya pribadi jadi tidak bisa dibuka. Tapi di sisi lain, kami di kecamatan perlu tahu untuk bisa melakukan langkah penanganan,” jelasnya.

    Ia juga menekankan pentingnya jaminan sosial bagi penderita TBC, terutama bagi masyarakat yang belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan.

    “Saya khawatir kalau ada penderita TBC yang tidak punya jaminan sosial. Ini harus jadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

    Menurutnya pemerintah sebenarnya telah menargetkan hampir seluruh masyarakat tidak mampu untuk masuk dalam jaminan sosial, namun masih terdapat kendala terutama pada penduduk pendatang yang belum terdata secara administratif.

    “Kadang ada pendatang yang belum sempat lapor, lalu pindah lagi. Ini yang membuat mereka tidak tercover jaminan sosial,” katanya.

    Sebagai solusi ia mendorong peran aktif lurah dan pihak terkait untuk memastikan data warga, termasuk penderita TBC, dapat terakomodasi sehingga bisa mendapatkan jaminan kesehatan melalui skema yang tersedia.

    Selain itu Sujono juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam pencegahan penyebaran TBC, termasuk dengan meningkatkan kesadaran lingkungan sekitar pasien.

    “Kalau ada satu pasien TBC keluarga dan lingkungan sekitarnya juga harus diperhatikan. Ini penting untuk mencegah penularan,” ujarnya.

    Ia menegaskan bahwa pihak kecamatan siap mendukung penuh program penanggulangan TBC, tidak hanya dalam bentuk sosialisasi, tetapi juga aksi nyata di lapangan.

    “Kami di kecamatan siap mendukung tidak hanya sosialisasi tapi juga langkah nyata untuk penanganan di lapangan,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    20 Ribu Anak Kaltim Berisiko Zero Dose, Pemerintah Punya Waktu Sebulan untuk Mengejar

    September 14, 2026

    Ubah Gaya Hidup Sebelum Terlambat, Esensi Pencegahan Kerusakan Tulang Belakang

    September 12, 2026

    Kemenkes Pastikan BIAS Tetap Jalan, Kasus KIPI di Karo Dinilai Tak Berkaitan dengan Vaksin HPV

    September 11, 2026

    RS Mulya Medika Dorong Warga Cegah Penyakit, Tak Hanya Datang Saat Sakit

    September 10, 2026

    TPP ASN Belum Cair, Dinkes Kaltim Minta Rumah Sakit Koordinasi dengan Bank

    September 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    OMC Kaltim Masuk Hari Kedua, Pesawat Cessna Siaga 24 Jam Memburu Awan Hujan

    AminahSeptember 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Timur (Kaltim) memasuki hari kedua, Rabu…

    Lampu Jembatan Mahulu Belum Menyala Penuh, PUPR Bidik Pemasangan 2027

    September 15, 2026

    Perusahaan di Samarinda Didorong Perkuat Kontribusi Tangani Kondisi Darurat

    September 15, 2026

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026
    1 2 3 … 3,343 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.