Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Sebelum Diterima Siswa, Sepatu Telah Melalui Tahap Uji Kelayakan, Ini Kata Akhmad Suharto
    Diskominfo Bontang

    Sebelum Diterima Siswa, Sepatu Telah Melalui Tahap Uji Kelayakan, Ini Kata Akhmad Suharto

    MartinusBy MartinusNovember 27, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Yuli – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Perlengkapan sekolah berupa sepatu, yang telah dibagikan pada seluruh siswa sekolah di Bontang, rupanya telah melalui tahap uji kelayakan sebanyak dua tahapan.

    Kepalas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang Akhmad Suharto, mengatakan tahun ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya, sepatu untuk siswa diminta dilakukan uji kelayakan dalam dua tahapan. Meliputi uji ketahanan dan laboratorium.

    “Kalau dulu yang diuji hanyalah kelenturan ujung sepatu. Akan tetapi, saat ini seluruh sisi harus diuji,” kata Suharto kepada insitekaltim.com, Kamis (21/11/2019)

    Uji laboratorium dimaksud ialah kekuatan, sepatu dari segi tali, kualitas bahan dari segala sisi tali serta kualitas bahan di segala sisi sepatu. dengan pengujian berlipat ini, diharapkan kualitas sepatu menjadi meningkat.

    Menurutnya, proses pendistribusian untuk sepatu diperlukan ketelitian. Dimana pihaknya juga melakukan penyortiran setiap sekolah. Disdikbud pun wajib mengelompokkan berdasarkan data ukuran sepatu tiap sekolah.

    “Kalau pendistribusian sepatu dan seragam itu butuh waktu. Karena tiap siswa beda ukurannya,” tuturnya.

    Diketahui anggaran pengadaan bantuan perlengkapan sekolah ini bersumber APBD 2019. Rp 20 miliar telah dikucurkan oleh Pemkot Bontang. Rinciannya, Rp 11,5 miliar untuk pengadaan seragam dan tas, serta Rp 2,2 miliar untuk buku tulis. Sisanya digunakan untuk pengadaan sepatu sekolah.

    Untuk jumlah pengadaan sepatu, sesuai dengan seragam, yaitu mencapai 38.500 buah. Rinciannya, 20.354 untuk siswa tingkat sekolah dasar atau sederajatnya, SMP 9.574 buah, dan SMA 8.572. Nantinya pengerjaan bakal dipercepat. Sehingga pendistribusian dapat dilakukan sesuai target Disdikbud yakni pada awal ajaran baru.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Teguh Santosa Soroti Pembangunan Sahara Maroko dalam Forum Dekolonisasi PBB

    Oktober 9, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026

    Bahlil Ingatkan KKKS, Segera Serahkan PI Kaltim

    Mei 21, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026

    Sertifikasi Gratis Jadi Bekal Peserta Magang Hadapi Dunia Kerja

    Mei 7, 2026

    Kolaborasi Tiga Kekuatan: Jurus Baru Cetak Talenta Siap Kerja dan Siap Cipta Lapangan Kerja

    Mei 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.